RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Barcelona sedianya punya secercah harapan di leg kedua perempat final UEFA Champions League (UCL, Liga Champions) saat berhadapan kembali dengan Atletico Madrid di Stadion Metropolitano pada Rabu dinihari (15/4). Sayang, Atleti masih dapat menambah tabungan gol untuk menyelamatkan diri.
Baru empat menit laga berjalan, Barcelona sudah langsung melempar tombak ke gawang Atletico setelah melakukan serangan bertubi-tubi. Tidak sengaja lolos dari penjagaan saat berebut bola, Lamine Yamal dapat berlari sendirian sebelum mengalahkan kiper pelapis Rojiblancos, Juan Musso di depan gawang.
Dengan semangat membara, El Barca melanjutkan serangan rutin sepanjang babak pertama. Di menit ke-24, giliran Ferran Torres yang memberi harapan kepada Barcelona setelah lolos dari jebakan offside.
Namun saking asyiknya menyerang, Barcelona nampak keteteran saat butuh transisi ke belakang barisan. Akibatnya pada menit ke-31, Marcos Llorente dan Ademola Lookman dapat lolos dari palang pintu Blaugrana. Llorente dengan tenang memberikan umpan silang yang diterjemahkan Lookman menjadi tabungan gol ekstra Atleti.
Dengan kebuntuan yang tak kunjung pecah di babak pertama, babak kedua langsung berubah menjadi bencana bagi El Barca. Pertama, sedianya Ferran Torres dapat mencetak brace di menit ke-52, namun pemeriksaan VAR memutuskan Ferran berada di posisi offside saat menerima bola muntah dari Gavi.
Kemudian menjelang akhir pertandingan, Eric Garcia ketahuan menggantungkan diri kepada Alexander Sorloth hingga terjatuh. Wasit awalnya memberikan keputusan offside berdasar posisi Sorloth yang kabur sendirian dari kejaran lini belakang Barcelona, namun setelah melakukan pemeriksaan VAR wasit juga menghadiahkan kartu merah kepada Garcia.
Dengan hanya tersisa 10 menit waktu normal plus 8 menti perpanjangan waktu, Barcelona pontang-panting untuk menambah gol untuk menyeret Altetico ke perpanjangan waktu. Namun berkat lini pertahanan Rojiblancos yang tebal, El Barca akhirnya harus pulang dengan dua biji gol.
Hasil ini membuat Barcelona resmi angkat kaki dari UCL musim ini, dan mencetak tiket semifinal untuk Atletico Madrid dengan agregat 3-2. Atleti bakal berhadapan dengan pemenang laga antara Arsenal melawan Sporting CF, yang hanya berselisih satu gol.
Serupa dengan pada leg pertama, pelatih Atletico Madrid Diego Simeone hanya mengucap rasa syukur setelah kembali mengalahkan Barcelona. “Mengalahkan Barca itu tidak mudah, mulai di zamannya Messi hingga zamannya Yamal, tapi kami ternyata masih bisa,” ujarnya dalam konferensi pers pasca pertandingan sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.
Sementara pelatih Barcelona, Hansi Flick mengaku kecewa tereliminasi dari UCL, namun tetap memuji usaha anak-anak asuhnya. “Harusnya bisa mencetak lebih banyak gol. Pun demikian kami tetap tampil baik dengan hanya 10 pemain,” ujarnya. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana