RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Sebanyak 26 cabang olahraga (cabor) telah mendaftar untuk dipertandingkan di Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Bojonegoro 2026. Namun, kepastian dipertandingkan atau tidaknya masih menunggu pendaftaran peserta.
Terlebih, setiap cabor harus diikuti minimal delapan peserta dari delapan kecamatan berbeda agar bisa dipertandingkan.
Sosialisasi Porkab telah dilakukan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bojonegoro pada Jumat (10/4) lalu. Sebanyak 28 koordinator olahraga kecamatan (KOK) hadir dalam sosialisasi di Rumah Makan Singapore tersebut.
Wakil Ketua KONI Bojonegoro, Tonny Ade Irawan, mengatakan bahwa ada 26 cabor dengan 245 nomor pertandingan yang diusulkan di Porkab tahun ini. Namun, apabila suatu nomor pertandingan atau cabor diikuti kurang dari delapan peserta dari delapan kecamatan, maka pertandingan tersebut batal digelar. Dengan demikian, jumlah cabor dan nomor pertandingan bisa saja berkurang.
Tonny menjelaskan bahwa Porkab tahun ini menargetkan 20 cabor dipertandingkan, sehingga jumlah cabor yang mengajukan diri telah melampaui target.
Baca Juga: Pendaftar Porkab 2026 Melebihi Target, KONI Bojonegoro Pekan Depan Verifikasi 25 Cabor
"Porkab tahun ini bisa lebih dari 20 cabor dipertandingkan," ungkapnya.
Menurut Tonny, Porkab rencananya digelar pada Juni mendatang. Sementara itu, peserta dari masing-masing kecamatan dapat mendaftar melalui KOK.
Ketua KONI Bojonegoro, Sahari, mengatakan bahwa kecamatan melalui KOK dapat mengirimkan atlet terbaiknya sehingga akan muncul juara yang bisa diandalkan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027 mendatang.
Kepala Dinpora Bojonegoro, Arief Nanang, mengatakan bahwa Porkab tahun ini menjadi modal untuk menuju Porprov 2027. Terlebih, pembinaan olahraga di Kota Ledre mulai tertata dengan adanya kejuaraan kecamatan (kejurcam) atau pekan olahraga kecamatan (porcam) dan Porkab. (irv/zim)
Editor : Yuan Edo Ramadhana