RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Inggris boleh saja berbangga karena punya wakil paling banyak di ajang UEFA Champions League (UCL, Liga Champions). Namun kebanggaan tersebut langsung berubah menjadi keringat dingin berkaca pada hasil leg pertama babak 16 besar UCL yang digelar pada Rabu dan Kamis dinihari (11-12/3).
Dari seluruh wakil asal Inggris yang tersisa di babak 16 besar, hanya Newcastle United dan Arsenal yang dapat menyelamatkan diri, namun harus sama-sama menikmati hasil imbang 1-1. Sisanya harus pulang ke negeri batu kapur tersebut dengan muka muram dan menanggung malu.
Tentu, yang paling menjadi sorotan adalah Tottenham Hotspur, yang terpaksa disuapi lima gol oleh Atletico Madrid dalam kunjungan mereka ke Stadion Metropolitano Madrid pada Rabu. Keputusan pelatih Hotspur, Igor Tudor untuk menurunkan kiper muda Antonin Kinsky menjadi bumerang raksasa, dengan Kinsky kebobolan tiga gol dalam seperempat jam akibat kesalahannya sendiri.
Selain itu, Chelsea juga gagal menjaga rekor mereka saat menjalani rematch melawan Paris Saint-Germain (PSG) di Parc des Princes. Dalam laga reuni pasca Piala Dunua Antarklub tersebut The Blues sempat mampu kejar-kejaran gol melawan Les Parisiens, namun akhirnya roboh di menit-menit terahir pertandingan.
Penderitaan rematch juga dirasakan oleh Manchester City, yang lagi-lagi dipukul oleh Real Madrid di stadion Santiago Bernabeu. Kekalahan 0-3 yang diderita Citizens memperpanjang rekor kekalahan mereka terhadap El Real sejak bertemu di UCL musim lalu.
Kemudian, Liverpool gagal mengulang keajaiban Istanbul setelah kalah 0-1 dari Galatasaray. Tertinggal di awal pertandingan berkat gol dari Mario Lemina, The Reds gagal memberi gol balasan dalam pertandingan yang panas di Stadion Ali Sami Yen.
Arsenal juga nyaris bernasib sama setelah tertinggal 0-1 di Signal Iduna Park melawan Bayer Leverkusen. Satu-satunya hal yang bisa disyukuri The Gunners adalah penalti yang mereka peroleh di akhir pertandingan, yang sukses dikonversi Kai Havertz menjadi gol penyeimbang.
Satu-satunya klub yang kebagian jatah tuan rumah di leg pertama, Newcastle United nyaris dapat menekuk Barcelona di rumah mereka sendiri, St. James Park tepat di akhir pertandingan. Namun El Barca juga mendapat hadiah penalti tepat di penghujung pertandingan, yang dimanfaatkan oleh Lamine Yamal.
Sementara itu dalam pertandingan lain, Atalanta jadi pesakitan di depan pendukung mereka sendiri setelah disulap jadi debu oleh Bayern Munchen dengan skor 1-6. Akhirnya, pertandingan perdana antara Bodo/Glimt melawan Sporting Lisbon berakhir dengan kemenangan 3-0 oleh satu-satunya wakil Norwegia di UCL.
Hasil tersebut menjadi peringatan bagi para klub Inggris untuk leg kedua, ketika semua klub kecuali Newcastle mendapat jatah sebagai tuan rumah. Dengan ini pula Bayern Munchen menjadi klub yang paling aman untuk melaju ke babak perempat final, dengan tabungan gol raksasa dan hak tuan rumah di leg kedua.
Leg kedua bakal dimainkan pada Rabu dan Kamis dinihari WIB (18-19/3). Sebagai pengingat kembali, mulai 16 besar tidak ada lagi undian penyisihan yang bakal dilakukan oleh UEFA. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana