Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Kalender Formula 1 dan Jadwal F1 GP Australia 2026: Menyambut Era Baru di Tengah Ketidakpastian Timur Tengah

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 6 Maret 2026 | 19:07 WIB

(Dok. Formula 1)
(Dok. Formula 1)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Setelah MotoGP lebih dulu membuka musim 2026, kini giliran ajang balap mobil tertinggi dunia, Formula 1 (F1) yang bakal memulai kejuaraan mereka di sirkuit Albert Park, Australia pada Minggu (6/3). Meskipun para penggemar F1 bersuka cita untuk menyambut era baru balap jet darat ini, ada pula hal penting yang harus segera diselesaikan di balik layar.

F1 memasuki musim 2026 bermodal kesuksesan dari dalam dan luar lintasan. Dalam situs resmi F1, Formula One Management (FOM) selaku panitia penyelenggara F1 mengklaim bahwa musim 2025 mendatangkan hingga 827 juta fans dari seluruh dunia berkat pertarungan perebutan gelar juara dunia tahun tersebut, serta kesuksesan serial ‘Drive to Survive’ di Netflix dan film sinema ‘F1 The Movie’ yang mendominasi berbagai bioskop hingga dinobatkan dalam penghargaan Oscars tahun ini.

Musim 2026 bakal menjadi musim pertama sejak 2010 dengan juara bertahan bukan berasal dari Red Bull Racing atau Mercedes-AMG Petronas. Pembalap McLaren asal Inggris, Lando Norris memecah hegemoni tersebut pada musim 2025 dengan mengalahkan juara bertahan sebelumnya, Max Verstappen serta rekan setimnya sendiri, Oscar Piastri.

Paddock F1 juga akan menerima kedatangan dua tim baru, namun hanya bakal ada dua mobil baru yang mejeng dalam total 22 mobil yang akan berkompetisi. Selain itu, mereka juga menyambut dua pabrikan mesin yang sudah lama melanglang buana di dunia balap mobil, dengan satu kembali setelah dua dekade, dan satu lagi menjalani debut.

Tim baru yang pertama adalah Audi Revolut, yang membeli kepemilikan dan aset perusahaan milik Sauber pada 2025 silam sambil perlahan merakit mesin mereka sendiri. Audi terakhir kali aktif di ajang Grand Prix dalam era interwar, yakni antara Perang Dunia I dan II sebagai Auto Union.

Setelah Perang Dunia II berakhir, Audi mencatatkan kisah legenda mereka di ajang reli, balap touring dan balap ketahanan. Harga yang harus dibayar Audi untuk masuk F1 cukup mahal, karena mereka terpaksa menutup program ketahanan, grand touring (GT), balap touring TCR dan Reli Dakar milik mereka untuk menambal biaya pengembangan mobil, dan hanya program suku cadang dan aftersales GT dan TCR masih dibuka.

Sedianya, Audi ingin menurunkan lineup pembalap full Jerman, terutama setelah berhasil merekrut Nico Hulkenberg saat masih berjalan sebagai Sauber. Namun performa rekrutan terakhir Sauber asal Brazil, Gabriel Bortoletto cukup menarik hati pada musim lalu untuk membuatnya bertahan di kursi mobil kedua milik Audi.

Tim baru kedua yang akan tampil, sekaligus pemilik dua mobil terbaru di grid F1 adalah Cadillac, yang akhirnya berhasil memenangkan perjuangan berat untuk mendaftar masuk F1 sejak 2022. Semula digendong oleh tim Andretti asal Amerika, Cadillac kini bakal didukung oleh perusahaan konglomerat teknologi TWG Global, yang juga menjadi pemilik baru Andretti sejak 2025.

Meskipun Cadillac melalui rekan satu perusahaan mereka, Chevrolet punya pengalaman merakit mesin V6 dari IndyCar, mereka memilih untuk melanjutkan riset dan belajar merakit mesin F1 mereka sendiri. Sementara waktu, mereka bakal menggunakan mesin Ferrari hingga dua tahun kedepan.

Filosofi yang sama juga diterapkan untuk susunan pembalap mereka, dengan memercayakan pekerjaan pada dua veteran F1 yang  absen musim lalu, Sergio Perez dan Valtteri Bottas. Pembalap didikan mereka, Colton Herta ditempatkan ke Formula 2 lebih dulu untuk belajar balapan keliling Eropa, juga karena melempem di IndyCar musim lalu hingga tidak sempat memenuhi persyaratan Superlicense untuk mengemudikan mobil F1.

Pun demikian hanya ada dua pembalap baru yang bakal tampil di F1 musim ini, yakni Arvid Lindblad yang menjadi rekan setim Liam Lawson di Racing Bulls. Isack Hadjar yang digantikan oleh Lindblad bakal menggantikan Yuki Tsunoda di Red Bull Racing, yang pergi seiring dengan putusnya kerjasama Red Bull dengan Honda.

Dari sisi teknis, Ford akhirnya kembali ke ajang F1 setelah terakhir kali menyediakan mesin jet darat pada 2004 silam. Berbeda dengan dulu ketika mereka terkenal menyediakan mesin untuk tim papan bawah, kali ini Ford bakal menyuplai mesin untuk Red Bull Racing setelah menjalani kesepakatan pada 2023 lalu.

Partner lama Red Bull, Honda memutuskan untuk beralih menyuplai Aston Martin, yang sebelumnya menggunakan mesin Mercedes. Namun kebanyakan insinyur yang merancang mesin Honda untuk Red Bull sudah digantikan oleh personel baru, sehingga kepala teknis baru Aston Martin, Adrian Newey pusing tujuh keliling untuk mengembangkan mobil yang kali ini sepenuhnya diriancang dirinya sendiri.

Sebaliknya, Alpine akhirnya memutuskan untuk berhenti menggunakan produk dari perusahaan induknya, yakni Renault, dan beralih menjadi pelanggan Mercedes. Hal ini juga berakibat penutupan pabrik produksi mesin Renault di Viry-Chatilon, Perancis, yang tadinya akan dialihfungsikan sebagai pabrik mesin mobil WEC milik Alpine.

Untuk seluruh tim peserta, mobil yang harus mereka rancang juga jauh berbeda dari pakem yang digunakan mulai 2022 hingga 2025. Kini mereka tidak dapat lagi bermain dengan aerodinamika bagian dasar mobil, serta tidak dapat menggunakan cover velg, bilah sayap samping, dan generator tenaga panas mesin (MGU-H).

Sebagai gantinya, kini para insinyur diperkenankan merancang sistem aerodinamika aktif dan memasang sistem tenaga tambahan, yang dinamai Overtake Mode di F1. Kemudian, mesin yang digunakan harus dapat menerima bahan bakar nabati terbarukan.

Menjelang gelaran GP Australia, F1 masih memiliki pekerjaan rumah signifikan, yakni mencari alternatif untuk GP Bahrain dan Arab Saudi di tengah peperangan yang menimpa kedua wilayah tersebut. Kedua negara tersebut sedianya bakal menggelar ronde ke-4 dan ke-5 setelah GP Jepang. Selain itu, GP Arab Saudi yang berlokasi di pesisir Jeddah terletak dekat dengan kantor milik perusahaan minyak Arab Saudi, Aramco yang pernah jadi target serangan rudal.

Pada Jumat sore, Sky Sports dan RACER.com mengabarkan bahwa berhubung waktu yang tersedia sangat mepet, jika perang masih berlanjut di kedua negara tersebut, FOM membertimbangkan baik GP Bahrain maupun GP Arab Saudi di Jeddah bakal dibatalkan tanpa tanggal maaupun lokasi pengganti.

Sedianya ada dua lokasi lain di Timur Tengah yang memiliki jatah tuan rumah F1, yakni Qatar dan Abu Dhabi. Namun karena kedua negara tersebut berperan sebagai seri penutup F1 musim ini, belum ada pertimbangan serupa untuk diajukan.

Selebihnya, bakal ada satu lokasi baru dalam kalender musim ini, yakni jalanan kota Madrid yang bakal menggelar GP Spanyol dengan nama venue ‘Madring’. Circuit de Barcelona-Catalunya tetap akan jadi tuan rumah gelaran F1, namun kini dengan label GP Catalan, serupa dengan MotoGP.

Untuk GP Australia, selain gelaran F1, F2 dan F3, pengunjung juga dapat menikmati aksi balapan Supercars Australia dan Porsche Carrera Cup Australia. Namun tentu, yang dinanti semua orang adalah ronde pertama Lando Norris mempertahankan gelar juara dunia perdananya. (edo)

Jadwal Formula 1 GP Australia 2026

NB: Semua waktu dalam WIB. Tidak termasuk Porsche Carrera Cup Australia dan Supercars Australia

Jumat, 6 Maret 2026

Baca Juga: Kalah Tipis dari Manila Digger, Dewa United Incar Comeback di Tangerang Demi Tiket Semifinal AFC Challenge League

Sabtu, 7 Maret 2026

 

Minggu, 8 Maret 2026

Kalender Formula 1 2026

Keterangan:

  1. GP Australia - Albert Park Circuit, Melbourne - 8 Maret *^
  2. GP Tiongkok - Shangai International Circuit - 15 Maret +
  3. GP Jepang - Suzuka Circuit - 29 Maret
  4. GP Bahrain - Bahrain International Circuit, Sakhir - 12 April *^
  5. GP Arab Saudi - Jeddah Corniche Circuit - 19 April *+
  6. GP Miami - Miami International Circuit - 3 Mei
  7. GP Kanada - Circuit Gilles Villeneuve, Montreal - 24 Mei +
  8. GP Monaco - Circuit de Monaco, Monte Carlo - 7 Juni *^
  9. GP Catalan - Circuit de Barcelona-Catalunya - 14 Juni *^
  10. GP Austria - Red Bull Ring, Spielberg - 28 Juni *^
  11. GP Inggris - Silverstone Circuit - 5 Juli *^+
  12. GP Belgia - Circuit de Spa-Francorchamps - 19 Juli *^
  13. GP Hungaria - Hungaroring, Mogyorod - 26 Juli *^
  14. GP Belanda - Circuit Zandvoort - 23 Agustus +
  15. GP Italia - Autodromo Internazionale di Monza - 6 September *^
  16. GP Spanyol - Circuito de Madring - 13 September *^
  17. GP Azerbaijan - Baku City Circuit - 26 September *
  18. GP Singapura - Marina Bay Street Circuit - 11 Oktober
  19. GP Amerika Serikat - Circuit of the Americas, Austin - 25 Oktober +
  20. GP Meksiko - Autodromo Hermanos Rodriguez, Mexico City - 1 November
  21. GP Brazil - Autodromo Jose Carlos Pace, Sao Paulo - 8 November
  22. GP Las Vegas - Las Vegas Strip Circuit - 21 November +
  23. GP Qatar - Lusail International Circuit - 29 November *
  24. GP Abu Dhabi - Yas Marina Circuit - 6 Desember *
Editor : Yuan Edo Ramadhana
#audi #formula 1 gp australia #lando norris #gp australia #f1 gp australia #F1 The Movie #motogp #Jadwal Formula 1 #Kalender Formula 1 #mercedes #formula 1 #formula one #ford #max verstappen #ferrari #honda #alpine #f1 #cadillac #red bull #red bull racing