RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Tengah (Jateng) menjatuhkan sanksi larangan bermain seumur hidup untuk kiper PSIR Rembang, Raihan Al Fariq usai melakukan tendangan kung fu ke dada Pemain Persikaba Rizal Dimas.
Diketahui, satu hari berselang setelah laga PSIR Rembang melawan Persikaba Blora pada Rabu (22/1), Komdis PSSI Jateng langsung menjatuhkan sanksi berat kepada kiper PSIR Rembang, Raihan Alfariq, yang menghujam dada Rezal Agesta, pemain Persikaba Blora dengan kakinya.
Sanksi ini dipastikan oleh Ketua Komdis PSSI Jateng Samuel Evan Haryono, selain larangan seumur hidup, pemain kelahiran Surabaya juga didenda Rp 5 juta.
Samuel menyebut, sanksi untuk Raihan diputuskan setelah menggelar sidang disiplin selama tiga jam dalam sidang yang digelar mulai pukul 20.30 WIB.
Sidang tersebut dihadiri Komite Wasit yang dimintai keterangan sebagai saksi ahli atas kepemimpinan wasit di laga PSIR kontra Persikaba.
Keputusan sanksi ini diambil secara bulat tanpa pendapat yang berbeda dari majelis Komdis Jateng.
Sementara itu, Manajer Persikaba Muhammad Imroni akui SK sanksi tersebut telah turun dan diterima oleh pihaknya. Ia mengapresiasi gerak cepat komdis untuk menindaklanjuti insiden berbahaya itu.
“Ya sudah kami baca. Ini sebagai langkah tegas biar Liga 4 tidak parah,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.
Ia juga menjelaskan, terkait kondisi pemainnya masih dalam keadaan pemulihan dari cedera di bagian dada.
“Masih istirahat. Semoga segera pulih dan merumput bersama Persikaba di lanjutan 16 besar,” terangnya. (hul/bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko