RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Klub internal asosiasi kabupaten (Askab) PSSI Bojonegoro meminta Persibo memberikan kuota khusus untuk pemain lokal. Sehingga bisa membela klub kebanggaan masyarakat Bojonegoro. Terlebih dengan adanya pemain putra daerah bisa medongkrak pembinaan.
Namun, dengan catatan pemain putra daerah yang direkrut harus memiliki kemampuan yang bagus. Sehingga berdampak performa tim di kompetisi Liga Nusantara mendatang.
Pelatih Klub Internal Cakra FC Aries Tuansyah mengatakan, keberadaan pemain putra daerah di Persibo sangat perlu. Tujuannya mendongkrak pembinaan sepak bola di Bojonegoro.
Selain itu memberikan kesempatan pemain lokal agar bisa berkompetisi di level nasional maupun internasional ke depannya.
Aris menekankan pemain putra daerah yang direkrut Persibo harus memiliki kualitas yang mumpuni. Sehingga mampu bersaing di tim dan mendongkrak performa tim pada kompetisi.
‘’Kualitas pemain yang mumpuni,” ungkapnya.
Baca Juga: Peluang Pulang? Beredar Kabar Zardan Aroby dan Aji Restu Kembali Berseragam Persibo
Pembina Klub Internal Perkeja Laji menambahkan, perlu ada kuota khusus untuk pemain putra daerah di tim Persibo. Pemain asli Bojonegoro akan memiliki motivasi lebih ketika bermain untuk kabupaten kebanggaan. Sehingga bakal menunjukkan kemampuan terbaik dengan daya juang tak ingin kalah.
‘’Fanatik membawa nama Bojonegoro,” ungkapnya.
Menurut Laji kuota pemain putra daerah di Persibo minimal 30 persen dari total pemain. Sedangkan 70 persen pemain dari luar Bojonegoro dengan kemampuan dan pengalaman harus di atas pemain lokal.
Laji menambahkan untuk pemain lokal yang direkrut harus memiliki kemampuan yang bagus. Sehingga tak hanya menjadi pengisi bangku cadangan. Namun mendapat menit bermain dan memberikan dampak pada tim. Terlebih Persibo memiliki target naik kasta ke Liga 2. (irv/msu)