Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Jelang Laga Derby Persibo Kontra Persela, Laskar Angling Dharma Target Poin Penuh

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 11 Oktober 2024 | 17:41 WIB
TARGET TIGA POIN: Persibo mematangkan persiapan menjalani laga derby dengan Persela dengan target tiga poin. (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)
TARGET TIGA POIN: Persibo mematangkan persiapan menjalani laga derby dengan Persela dengan target tiga poin. (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Persibo sudah siap untuk menghadapi Persela besok (12/10). Pada laga derby di Stadion Letjend Soedirman (SLS) tersebut, The Giant Killer menargetkan mengamankan poin penuh. Terlebih yakin dengan profesionalisme dan kemampuan para pemain.

Namun Persela tidak bisa dianggap remeh. Laskar Joko Tingkir belum pernah terkalahkan di Liga 2 dan menduduki posisi kedua klasemen sementara.

Pelatih Persibo Regi Aditya mengatakan, laga melawan Persela tidak ada perbedaan signifikan dari persiapan menghadapi pertandingan lain. Walau banyak yang menyebut ini pertandingan derby penting, namun yakin para pemain sudah profesional. Sehingga mengetahui bagaimana harus bermain pada laga tersebut.

‘’Siapapun ada lawan berat untuk kami,’’ ungkapnya.

Regi mengaku bakal memberikan segalanya untuk mengamankan tiga poin di kandang. Terlebih yakin dan percaya para pemain sanggup mengatasi segala situasi di laga itu.

Regi menjelaskan, secara taktikal tim semakin matang. Juga kemistri antarpemain semakin kuat. Terlebih sudah bersama sekitar dua bulan lebih.

‘’Fisik pemain juga bisa terkaver. Sehingga tinggal perbaikan minor saja dari laga melawan Persipal. Selebihnya sangat siap menghadapi Persela,” jelasnya.

Terkait beberapa latihan digelar tertutup, menurut Regi tidak pernah tahu siapa saja yang datang melihat latihan. Sehingga harus memperhatikan hal tersebut.

‘’Ketika latihan terbuka, tidak tahu orang dari mana melihat latihan dan mengambil video. Tentu tak menguntungkan untuk tim,” jelasnya.

Selain itu, latihan tertutup bukan untuk membatasi sentuhan suporter dengan para pemain. Sebaliknya demi mengantisipasi pihak luar yang menonton dan mengambil video latihan.

Pengamat sepak bola Boy Singgih mengatakan, pertandingan Persibo melawan Persela paling terasa aroma derby. Dibandingkan laga Persibo melawan tim Jatim lain. Kedekatan wilayah membuat laga ini menjadi pertarungan mental dan gengsi.

 

‘’Bukan lagi hanya perkara taktik, fisik, dan teknis lainnya,,” ungkapnya.

Menurut Boy, dalam pertandingan derby sering kali statistik atau hitungan di atas kertas tidak berlaku. Tim sebelumnya memiliki performa bagus bisa kalah saat derby, begitu pula sebaliknya.

Boy menjelaskan Persela diisi para pemain yang bagus, serta pengalaman. Seperti Samsul Arif, Ezechiel Ndouasel, Tony Sucipto, dan Hasyim Kipuw. Selain itu, rekor tandang Persela juga bagus musim ini. Tepatnya selalu menang di dua laga tandang.

‘’Jadi mewaspadai Persela hukumnya wajib bagi Persibo. Tapi yakin bisa menang,” ujarnya. (irv/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#laskar angling dharma #Latihan #ezechiel n'douassel #stadion letjend soedirman #Liga 2 #persibo bojonegoro #persibo #samsul arif #persela lamongan #tony sucipto #Jatim #sls #Regi Aditya #boy singgih #persela #hasyim kipuw #tiga poin #bojonegoro #profesionalisme #laskar joko tingkir #lamongan #Derby