BLORA, Radar Bojonegoro - Timnas Garuda muda tumbang di hadapan tim Uzbekistan dalam lanjutan piala AFC U-23 Asian Cup, Senin malam (29/4). Uzbekistan berhasil mencukur gundul dengan skor 2-0. Salah satu gol tersebut diakibatkan blunder dari pemain sayap andalan timnas U-23 yaitu, Arhan Pratama.
Padahal, Arhan sendiri telah menjadi pahlawan timnas Indonesia saat kontra Korea Selatan di perempat final kemarin. Akibat blunder tersebut, tak sedikit netizen menyerbu akun media sosial milik Arhan.
Di menit akhir pertandingan, Pratama Arhan yang memegang ban kapten usai Rizky Ridho mendapat kartu merah. Selang beberapa menit, saat hendak menghalau bola, tampak Arhan dan Ernando (Penjaga Gawang Timnas) miskomunikasi untuk membuang bola liar di mulut gawang. Namun, justru merobek jala gawang sendiri hingga skor menjadi 0-2.
Atas kesalahan Arhan itu, Surati meminta maaf atas kesalahan fatal yang dibuat Arhan. Kendati demikian, Surati sudah merasa bangga timnas Garuda Muda mampu berjuang hingga melaju sebagi semifinal. ‘’Mohon maaf atas kesalahan anak saya. Tolong para pendukung, jangan dibully Arhan. Kita sudah berjuang maksimal hingga di titik ini,’’ tegasnya.
Saat sepanjang pertandingan, Surati akui tak ada hentinya berdoa dan bersalawat untuk timnas. ‘’Prediksi saya, awalnya memang masuk final. Tapi, ternyata timnas Uzbekistan ini sangat tangguh dan memang katanya belum pernah kebobolan selama turnamen ini,’’ ucapnya.
Surati berharap, Arhan dan kawan-kawan mampu menghadapi perebutan juara 3 dengan tenang. Sehingga, bisa menyabet gelar juara 3 dan bisa melaju ke Olimpiade 2024 di Paris. ‘’Harapannya seperti itu. Sebagai orang tua bisa mendoakan yang terbaik untuk anaknya. Sekali lagi mohon maaf atas kesalahan anak saya, tolong jangan dihujat. Mari saling didukung,’’ terangnya. (hul/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana