BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Menggeluti dunia olahraga sejak usia lima tahun, Dea sapaan akrabnya, lebih memilih terjun di cabang olahraga (cabor) bulu tangkis.
Tampak gadis 8 tahun itu memakai jersei bercorak merah dan hitam untuk melakukan sesi latihan di PB (Perkumpulan Bulu Tangkis) Angling Kusuma Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro Kota.
Ia tampak antusias mengayunkan raket dalam beberapa menit awal sesi latihan dimulai. Hingga terdengar suara pukulan kok dari raket bulu tangkisnya. Tanda dimulainya latihan pertandingan antarteman di PB Angling Kusuma.
Kecintaan Dea dengan bulu tangkis berhasil mengharumkan nama Bojonegoro. Yakni dengan mengikuti hingga menorah prestasi di sejumlah kompetisi. Baik dalam hingga luar kota. ‘’Sudah menggeluti cabor bulu tangkis sejak usia lima tahun hingga sekarang,’’ ungkap Dedik Wahyu Hidayat ayah Dea.
Menurut Dedik, untuk menjadi atlet Dea rutin melatih fisik dan menjaga pola makan. Yakni latihan enam kali dalam seminggu. Latihan pagi pada Senin dan Sabtu sekitar pukul 07.00-09.000 serta siang sampai sore hari pada Selasa hingga Jumat sekitar pukul 13.00-16.00. ‘’Rutin latihan seminggu enam kali dari Senin sampai Sabtu,’’ jelasnya.
Konsistensi latihan dilakukan Dea membuahkan hasil dengan meraih juara di sejumlah kompetisi. Dari Juara 3 Bupati Cup Bojonegoro 2022, Juara 1 Singonoyo Cup 2023, Juara 3 Universitas Negeri Malang Cup 2023, hingga Juara 3 Jaya Raya Satria Cup 1 Jember 2023.
Tidak hanya rutin latihan, Dea juga menjaga pola makan untuk menjaga kondisi tubuhnya. Dengan tidak mengonsumsi es, makanan pedas, dan mie instan. Namun, rutin minum susu dan makan teratur tiga kali sehari.
"Di kompetisi sering bertemu dan melawan peserta dari kota-kota besar seperti Surabaya, Malang, dan Sidoarjo," tuturnya.
Dia menjelaskan, bulu tangkis bagi Dea bukan sekadar hobi. Namun, terinspirasi almarhum kakeknya yang suka bulu tangkis.
‘’Dea juga sudah diminta club dari Surabaya, PB Warior. Dia mau dan minta segara diberangkatkan. Namun, kami orang tuanya yang harus menyiapkan mental,’’ bebernya.
Direncanakan Dea bakal melanjutkan sekolah atlet di Subaraya dan melakukan pemberangkatan pada awal Desember mendatang.
‘’Selain hobi, bermain bulu tangkis karena terinspirasi dari kakek yang juga suka cabor itu,” ungkap atlet putri duduk di bangku kelas 2 SD (sekolah dasar) tersebut. (*/msu)
Editor : Hakam Alghivari