Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Ujian Perdana Arsitek Anyar

M. Yusuf Purwanto • Senin, 29 Juli 2019 | 21:00 WIB
Ujian Perdana Arsitek Anyar
Ujian Perdana Arsitek Anyar

TUBAN, Radar Tuban -Kehadiran pelatih baru Bambang Sumantri diharapkan mampu menjawab ekspektasi publik bola Tuban.


Pertandingan lanjutan Liga 2 wilayah timur versus tuan rumah Persik Kediri di Stadion Brawijaya sore nanti menjadi ajang pembuktian arsitek anyar Persatu itu. Apakah nasibnya akan sama dengan pelatih sebelumnya atau sebaliknya berhasil memberikan harapan baru kebangkitan tim Persatu di Liga 2 tahun ini.



Selama empat hari, Bambang Sumantri sudah meracik seluruh penggawanya. Salah satunya dalam sesi latihan di Stadion Bumi Wali, Jumat (26/7) lalu. BS, sebutan akrab Bambang Sumantri mencoba memadukan skuad timnya. Di bawah mistar gawang dipercayakan pada Rully Desrian. Dan empat barisan pertahanan Bima Boy Asmara, Agus Prasetyo, Yadi Haditiar, dan Abrori Alfian Zain.



Di lini tengah, nama Radikal Idealis masuk dalam latihan rencana tim inti itu. Dia berduet dengan Wahyu Army yang menggantikan posisi Syahrur Ramadani karena akumulasi kartu. Sedangkan dua winger sayapnya tetap Edy Winarno dan Taufan Hidayat dengan second striker Danu Rosade. Posisi striker sedikit ada perubahan. Achmad Nuril Mubin yang belum pulih seratus persen digantikan posisinya oleh Wahyu Teguh. ‘’Sudah kita persiapan untuk away,’’ kata Bambang Sumantri kepada wartawan.



Menurut dia, pola baku tetap menjadi andalan tim yang baru ditukangi ini. Hanya saja, tentu nanti akan melihat perkembangan permainan tuan rumah Persik Kediri. Sehingga bisa dilakukan built­-up disela permainan. ‘’Target tetap curi poin,’’ tegasnya.



Perjalanan Persik notabene cukup bagus pada Liga 2 musim ini. Dari tujuh pertandingan, Persik berhasil meraih 12 poin dari tiga kali kemenangan, tiga kali imbang, dan hanya sekali kalah. Berbeda dengan Persatu Tuban dari tujuh kali pertandingan baru mengoleksi 5 poin. Yakni sekali menang, dua kali imbang, dan empat kali menelan kekalahan.



Sebanyak 18 pemain dibawa ke Kediri. Kemarin (28/7) seluruh pemain sudah bertolak dan sore hari berencana menjajal Stadion Brawijaya Kediri.



Media officer Persatu Asep Nur Hidayatullah menjelaskan, 18 pemain itu di antaranya dua kiper Rully Desrian dan Teguh Maulana Insan. Selain itu, enam pemain belakang Yadi Haditiar, Agus Prasetyo, Sigit Meiko, Bima Boy Asmara, Qibdi Riza, dan Abrori Alfian Zain. Sedangkan lini tengah ada delapan pemain. Yakni Radikal Idealis, Wahyu Army, Danu Rosade, Sendy Pratama, Edy Winarno, Taufan Hidayat, M. Rifki, dan Nanda Nurandi. Sementara striker Wahyu Teguh dan Eki Nurhakim.



Pada lawatan kali ini Persatu Tuban sedikit optimistis. Hasil menahan imbang 0-0 tuan rumah Persik Kediri pada friendly match pra kompetisi pada 1 Juni 2019 menjadi modal utama.



Maklum selama bertemu Macan Putih, Persatu tak pernah menang. Tiga pertandingan sebelumnya Persatu kalah. Yakni kalah 1-3 saat 8 besar Liga 2018 serta masing-masing kalah 1-2 leg pertama dan leg kedua Indonesia Soccer Championship (ISC) B 2016.

Editor : M. Yusuf Purwanto