Tulus membidik pendakian ke Gunung Lawu atau Gunung Condoro, Jawa Tengah. Sebagian perlengkapan mendaki sudah dimilikinya. Hanya tenda yang belum dimilikinya.
‘’Rencana sih tahun baru, tapi belum tahu lihat kegiatan juga. Biasanya kalau naik gunung tahun baru, habis hari raya, sama 17 Agustus. Itu jadwal naik gunung,’’ ujar laki-laki 35 tahun tersebut.
‘’Naik gunung ada kepuasan tersendiri. Bahkan mampu menghilangkan masalahmasalah yang ada di pikiran ketika naik gunung,’’ ucap Bendahara PC IKA PMII Lamongan itu.
Bagi dia, naik gunung termasuk bagian dari tantangannya. Namun, bukan untuk pembuktian diri. Petualangan di alam hanyalah tentang kerendahan hati.
Menurut Tulus, tujuan seseorang naik gunung harus sampai puncak. Namun, perjalanan ke puncak tidak boleh meninggalkan kewajiban salat. Jika tidak ada air, maka tayamum.
Pria yang memiliki usaha sebagai distributor air minum dalam kemasan ini terbiasa mandiri. Dia pernah merasakan menjadi santri selama lima tahun.
‘’Di pesantren itu mengajarkan saya bagaimana bersabar, bersabar nunggu giliran mandi,’’ jelasnya. (sip/yan) Editor : M. Yusuf Purwanto