Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Tika Roro Anti: Hobi Bernyanyi

Dewi Safitri • Selasa, 3 Februari 2026 | 09:30 WIB

 

Photo
Photo

PANGGUNG selalu punya cara sendiri memanggil Tika Roro Anti. Perempuan 22 tahun ini kerap tampil di depan publik sejak kecil. Baik untuk bernyanyi maupun uji kebolehan di bidang public speaking.

Keberaniannya tumbuh sejak masih TK. Tanpa aba-aba, seusai lomba mewarnai tingkat kecamatan kala itu. Tika kecil tiba-tiba naik ke panggung. Bukan untuk menerima hadiah, melainkan untuk bernyanyi. Tanpa diminta. Tanpa ragu. Dari sanalah keberanian itu mengalir.

Publik speaking dan bernyanyi menjadi dua sayap yang membawanya melangkah lebih jauh. Saat SMP, aktif di organisasi Dewan Galang. Saat dewasa, keberanian itu ditempa lewat berbagai peran.

Mulai dari asisten praktikum selama tiga periode, Ketua HMP Farmasi UNUGIRI 2024/2025, moderator, master of ceremony di dalam dan luar kampus, seminar, hingga aktif mengikuti kegiatan sosialisasi maupun ekspo kampus di beberapa tempat.

Pengalaman dibuli di masa sekolah menjadi bara yang menguatkan tekad Tika untuk berani berbicara di depan umum.

“Meski tidak sempurna, dengan public speaking bisa memberikan pemahaman kepada seseorang. Utamanya, dalam hal ilmu pengetahuan. Bagi saya, hal tersebut bisa bermanfaat dunia dan akhirat,” ujar mahasiswa semester 8 Farmasi Unugiri Bojonegoro tersebut.

Ada duka yang kerap menyelinap di tengah prosesnya. Overthinking soal biaya hidup dan pendidikan di tengah ekonomi yang pas-pasan.

Namun Tika percaya, selalu ada jalan. Keringanan biaya, beasiswa, dan kesempatan datang silih berganti. Kini, ia tetap teguh melangkah.

Bekerja di dapur kafe, menerima job MC, meneliti, mengabdi, dan bernyanyi hingga berhasil lolos paduan suara wisuda kampus. Ia yakin, setiap ujian adalah anak tangga menuju masa depan yang lebih terang.

“Perjuangan atau ujian yang selama ini terjadi. Semoga menjadi jalan kesuksesan ke depannya,” harapnya. (ewi/msu)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#Publik Speaking #bernyanyi #sejak kecil #bojonegoro