KEBAHAGIAAN orang tentu berbeda-beda. Kadang, tak perlu barang mahal atau jalan-jalan luar negeri untuk mencapai rasa itu. Ucapan pujian terhadap produk atau karya kita juga bisa buat senang bukan kepalang. Seperti Inayatul Munifah yang hobi berdagang makanan.
Jika pembeli merasa puas dan makanan dianggap enak, ia selalu merasa bangga dan bahagia. Sederhana, tapi buat bermakna. "Paling suka jualan makanan, karena setiap orang bilang enak itu ada rasa kebahagiaanku," ucap Nifa, sapaannya.
Mahasiswa Semester V Prodi Pendidikan Ekonomi IKIP PGRI ini pun tak hanya berjualan makanan, tapi juga menyediakan sejumlah barang dan jasa. Seperti transfer, top up, atau isi pulsa. Dia bercerita, awal mula bisa berkecimpung di dunia itu sambil kuliah karena terinspirasi dari bapaknya yang membuka usaha di rumah.
Jadi, setiap ada waktu luang ia gunakan untuk mengembangkan bisnisnya. Terutama empek-empek udang yang dijual secara online. Nifa mengaku suka berdagang sejak sekolah dasar (SD), dulu jual binder untuk teman-teman sekelas.
’’Waku SMP tren online shop jadi mencoba menggeluti itu, tapi saat SMA sudah berhenti jual secara online karena banyak pelanggan sudah bisa memberi sendiri dan tidak takut belanja online lagi," katanya.
Bahkan, kesukaannya mengumpulkan pundi-pundi rupiah itu juga ia lakukan di pabrik sarang burung. Jika tidak ada kegiatan kuliah, pelajar asal Kecamatan Dander itu akan bekerja di sana. Meski aktif membangun usaha, bekerja dengan orang lain, dan berkuliah, Nifa juga aktif dalam kegiatan organisasi.
Kini ia menjabat sebagai Ketua Umum Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Sinergi dan Penyiaran kampus setempat. Juga, aktif organisasi ekstra dan duduk di kursi Wakabid Kastrat DPK GMNI FMIPA. (yna/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana