KEGIATAN Italia dipenuhi belajar, membaca, dan bekerja. Tapi, bacaannya bukan tentang buku pelajaran. Melainkan novel bergenre romansa dan fantasi.
Perempuan kerap disapa Lia ini mengaku, membaca novel sudah jadi makanan sehari-harinya sejak duduk di bangku kelas XI sekolah menengah atas (SMA).
Meski awalnya cuma gabut saja. "Tapi, keseringan baca jadi suka gitu," ucapnya. Lia mengutarakan, novel yang suka dibaca lebih ke genre romansa dan fantasi.
Seperti cerita chief executive officer (CEO), mafia, perjalanan pelajar SMA, hingga alur tentang kehidupan.
"Kalau sampai ngoleksi sebenarnya enggak. Cuma baca secara online gitu," kata perempuan 22 tahun itu. Selain hobi membaca novel, juga suka mendengarkan musik.
Paling suka aliran Pop-Jawa dan instrumen gitar. Lantunan lagu-lagu ini sering ia gabungkan dengan hobinya membaca. Mata dan pikiran fokus ke novel, telinga mendengarkan musik.
"Kalau lagi baca novel atau santai itu biasanya sambil dengerin lagunya Sadewok, Denny Caknan, Aftershine. Pokoknya yang Jawa-Jawa aku suka," imbuh mahasiswi jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) IAI Al-Fatimah Bojonegoro itu. (yna/msu)
Editor : Bhagas Dani Purwoko