MENGAMBIL keputusan keluar dari pekerjaan yang sudah mapan merupakan pilihan berat, layaknya Ratna Kumala Putri, perempuan asal Kecamatan Sumberrejo yang memutuskan keluar dari pekerjaan dan memulai merintis usaha.
Perempuan kerap disapa Ratna itu mengaku, semenjak keluar dari pekerjaan sebelumnya saat Covid-19 di salah satu sekolah menengah atas (SMA) di Bojonegoro membuat pilihan besar.
Cukup berani mengambil risiko. Yakni membuka bisnis hijab. Bahkan, kain dan modelnya pun diolah sendiri.
“Semenjak resign dari pekerjaan, akhirnya memutuskan untuk membuka bisnis sendiri dan diolah sendiri yaitu hijab. Karena aku suka banget dengan fashion, jadi sangat menyenangkan jika hobi dibayar. Dan di lain sisi juga punya kerjaan sampingan, make-up kecil-kecilan,” ucap perempuan 28 tahun itu.
Dia menyampaikan, kini tengah fokus mengembangkan usaha rintisannya dengan menyediakan berbagai hijab untuk segala usia. Dari hijab bayi, anak, dewasa, hingga orang tua. Namun, kata dia, juga tetap mengikuti trend dengan menyelipkan beberapa baju yang sedang viral.
“Fokusnya di hijab. Tapi, juga ada beberapa baju sebagai selingan. Apa yang lagi viral pasti aku usahakan ada. Kalau soal hijab yang trend juga,” imbuhnya.
Di sela kesibukan merintis usaha, Ratna tetap menyempatkan aktivitas favorit lainnya, yakni bersepeda. Sering dilakukan ketika pagi dan sore hari. Menurutnya sangat menyenangkan, terlebih sudah terbiasa gowes sejak lama. Selain badan sehat juga buat hati bahagia dan refreshing pikiran.
“Saat ada waktu luang atau santai gitu bersepeda. Sering di pagi sebelum aktivitas lainnya atau sore sesudah jualan hijab. Kadang bareng anak dan suami, biasanya juga sama teman-teman,” ucapnya. (yna/msu)