BERBAGAI kesibukan dilakukan Wanda Putri Anggraini. Di tengah kesibukannya menempuh pendidikan S-2, gadis 23 tahun tersebut juga mengajar di salah satu Madrasah Tsanawiyah dan aktif belajar sebagai kreator konten.
Di sela-sela waktu, ia menjalankan usaha berjualan produk melalui media sosial. Tidak hanya itu, Wanda juga mengelola bimbingan belajar (bimbel) yang didirikan sendiri. Hebatnya, bimbel yang dirintis sejak 16 Desember 2024 tersebut sudah berskala Internasional.
Dan, telah mengantongi sertifikat resmi Kemenkumham RI. ’’Meskipun padat, saya menikmati setiap prosesnya. Karena semuanya merupakan bagian dari impian dan pengembangan diri saya,” ujar perempuan Desa Sumberjo, Kecamatan Margomulyo tersebut.
Wanda menyukai dunia pendidikan. Kebahagiaan mencuat dalam dirinya ketika bisa berbagi ilmu. Ia percaya, bahwa pendidikan adalah kunci perubahan. Dengan membuka bimbel, ia tidak hanya bisa berbagi ilmu, tapi juga membantu para siswa yang membutuhkan pendampingan belajar serta membuka peluang kerja untuk sekitar.
’’Paling suka ketika melihat siswa merasa nyaman dan senang belajar. Senyum mereka setelah berhasil memahami pelajaran, itu seperti hadiah buat saya,” lanjutnya. Bukan hal yang mudah bagi Wanda ketika menjalankan banyak hal di usia yang masih muda.
Rasa takut dan keraguan tak jarang bersemayam dalam dirinya. Namun, mahasiswa S-2 Manajemen Pendidikan Islam Universitas Al-Hikmah Tuban tersebut terus berpegang pada prinsip untuk menghargai proses. (ewi/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana