BANYAK ilmu dan pengalaman yang didapatkan dari berorganisasi, karena tak semua ilmu itu didapatkan di bangku sekolah maupun kuliah.
Seperti yang dialami Lugas Shauma Fajar ini, pribadi yang supel dan mudah berinteraksi mendorongnya aktif berorganisasi.
‘’Aku ikut OSIS di SMP dan SMA (sekolah menengah atas),’’ kata Shauma sapaan akrabnya.
Dia mengungkapkan, aktif berbagai organisasi di lingkup keagamaan, desa, hingga perkuliahan saat ini. Selalu menjadi panitia ketika hari besar keagamaan maupun nasional. Seperti agustusan.
Salah satu organisasi yang masih diikuti di lingkungan desa yakni Ikatan Pelajar Perempuan Nahdlatul Ulama (IPPNU). ‘’Ikut IPPNU sejak 2020. Dan sekarang ikut HMJ (himpunan mahasiswa jurusan) di kampus,’’ ucap mahasiswi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) itu.
Shauma menuturkan, kesukaannya berorganisasi tidak lepas dari pribadinya yang suka berinteraksi dengan banyak orang. Dengan berdiskusi dan berkegiatan dapat menambah banyak teman.’’Mengisi kesibukan juga sebenarnya. Asyik gitu,” ucapnya tersenyum.
Selain aktif organisasi, perempuan asal Desa Kunci, Kecamatan Dander itu juga tengah merintis usaha di bidang buket dan hantaran sejak 2021. ‘’Kalau hobi aku banyak. Menyanyi, menggambar, dan menulis puisi juga,’’ ungkap perempuan 23 tahun itu. (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana