Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Batal Difungsikan 1 Agustus, Renovasi Sekolah Rakyat Bojonegoro Belum Rampung

Bhagas Dani Purwoko • Kamis, 31 Juli 2025 | 02:36 WIB

MENUNGGU PUSAT: Gedung Pusdiklat Tirto Adhi Soerjo berdiri megah di tengah sawah. Gedung yang dibangun dari APBD 2017-2018 itu diproyeksikan untuk sekolah rakyat. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEG
MENUNGGU PUSAT: Gedung Pusdiklat Tirto Adhi Soerjo berdiri megah di tengah sawah. Gedung yang dibangun dari APBD 2017-2018 itu diproyeksikan untuk sekolah rakyat. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEG

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Sekolah Rakyat (SR) Bojonegoro yang direncanakan berfungsi dan memulai kegiatan belajar mengajar pada 1 Agustus, ternyata batal. Lantaran masih menunggu surat perintah dari Kementerian Sosial (Kemensos) dan proses renovasi masih belum rampung.

Selain itu, proses renovasi masih berlangsung dan ditargetkan selesai pada 2 Agustus mendatang. Walau sebenarnya, Sekolah Rakyat Bojonegoro masuk dalah kategori 1B yang memulai pembelajaran bulan depan.

Namun, belum selesainya renovasi dan surat perintah dari kemensos membuat sekolah rakyat di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander belum difungsikan.

Kepala Sekolah Rakyat Bojonegoro Muhammad Sobirin mengatakan, hari ini (31/7) baru proses persiapan dan pembersihan gedung sekolah rakyat. Mengingat renovasi masih berlangsung hingga 2 Agustus mendatang.

’’Sampai kemarin renovasi belum selesai. Target selesai 2 Agustus,” ungkapnya. Sobirin menjelaskan, untuk mulai difungsikannya sekolah rakyat masih menunggu surat perintah dari Kemensos. Termasuk kapan siswa mulai masuk atau tinggal di asrama sekolah.

Menurut Sobirin, Kemensos bakal melakukan evaluasi kesiapan. Baik sarana dan prasarana maupun tenaga pengajar. Tentu untuk menerbitkan surat perintah mendatangkan siswa.

Sekolah Rakyat Bojonegoro sendiri bakal terdapat 100 siswa jenjang SMA. Dibagi dalam empat rombongan belajar (rombel) atau kelas. Sementara, jumlah guru atau pengajar sebanyak 14 orang.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro Agus Susetyo Hardiyanto menyampaikan, untuk pembukaan sekolah rakyat di Bojonegoro masih belum dapat dipastikan.

Terkait pengoperasian sekolah rakyat hingga saat ini masih menunggu informasi dari Kemensos. ’’Menunggu informasi dari Kemensos,” ujarnya. (irv/ewi/bgs)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#belajar #mengajar #bojonegoro #renovasi #Sekolah Rakyat