Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Kabar Baik! Taman Baca Masyarakat Dekat Sekolah Peroleh Bantuan Buku dari Perpusnas

Hakam Alghivari • Senin, 15 April 2024 | 21:00 WIB

  

LITERASI: Anak-anak desa berkumpul dan membaca di Perpustakaan Desa Balong, Kecamatan Jepon.
LITERASI: Anak-anak desa berkumpul dan membaca di Perpustakaan Desa Balong, Kecamatan Jepon.

BLORA, Radar Bojonegoro - Perpustakaan desa (perpusdes) atau taman baca masyarakat (TBM) yang dekat dengan sekolah menjadi prioritas penerimaan bantuan buku dari perpustakaan Nasional (Perpusnas). Rencananya, bakal menyalurkan sebanyak 10.000 koleksi buku tahun ini.

Penyaluran bantuan buku itu merupakan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial (TPBIS). Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Blora Titik Umiyati menerangkan, saat ini lebih dari 30 perpusdes sedang berjalan.

Namun, perpusdes atau TBM yang mendapat inisiasi bantuan buku itu hanya beberapa yang direkomendasikan. Salah satu syaratnya ialah lokasi perpustakaan dekat sekolah. ’’Kami sebenarnya hanya merekomendasikan 11 perpustakaan saja yang siap dan antusias,” terangnya.

Namun, lanjut dia, dari Perpusnas menurunkan SK ke kabupaten sebanyak 16 perpustakaan. ’’Untuk lima tambahannya itu diberikan ke taman baca masyarakat (TBM),” imbuhnya.  

TBM yang dapat bantuan buku di antaranya TBM Soponyono di Desa Ngiono, Kecamatan Japah; TBM Telaga Ilmu di Desa Dalangan; TBM Tunas Karya di Desa Sempu, Kecamatan Kunduran; Perpustakaan Jalanan di Desa Dope, Kecamatan Jati; dan Rumah Baca Alki di Desa Ketileng. 

Sedangkan, sebelas perpusdes terdiri atas perpustakaan Desa Balong, Bacem, Temurejo, Biting, Jiworejo, Kajengan, Ngloram, Ngumbul, Nglobo, Ketileng, dan Dope. ’’Nantinya, Perpusnas akan menyalurkan 1.000 judul buku di setiap perpustakaan desa itu. Kebanyakan, judul bukunya itu nanti didominasi buku yang melatih anak untuk inspiratif,” bebernya.

Menurutnya, upaya penyaluran 10.000 buku ini untuk mendongkrak tingkat kegemaran membaca di Kota Sate yang saat ini masih belum maksimal. Program ini juga dapat memenuhi kekurangan yang terjadi di perpusdes.

Harapannya, minat baca masyarakat menjadi tinggi. Ketika program itu menyasar di perpusdes yang dekat dengan sekolah. Tujuan lainnya untuk menarik minat siswa agar setelah sekolah tidak langsung pulang atau belajar lagi di perpustakaan. (hul/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#tbm #Buku #taman baca masyarakat #Perpusnas #Sekolah #bantuan