Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Komisi B DPRD Blora Bakal Panggil Seluruh BUMD, Soroti Minimnya Setoran PAD

Rahul Oscarra Duta • Kamis, 21 Mei 2026 | 06:31 WIB
BERI PERHATIAN: Komisi B akan memanggil satu per satu BUMD untuk melakukan evaluasi, sekaligus mencari solusi peningkatan kinerja perusahaan daerah. (IST./RDR.BJN)
BERI PERHATIAN: Komisi B akan memanggil satu per satu BUMD untuk melakukan evaluasi, sekaligus mencari solusi peningkatan kinerja perusahaan daerah. (IST./RDR.BJN)

BLORA, Radar Bojonegoro – Komisi B DPRD Blora bakal memanggil seluruh badan usaha milik daerah (BUMD) untuk mengevaluasi kinerja perusahaan pelat merah. Langkah itu dilakukan menyusul minimnya kontribusi pendapatan asli daerah (PAD) yang disetorkan sejumlah BUMD kepada pemerintah daerah.

Ketua Komisi B DPRD Blora Jayadi mengatakan, pihaknya ingin mengetahui berbagai kendala yang menyebabkan setoran PAD dari BUMD belum maksimal.

“Karena kemarin setoran PAD masih sedikit. Memang ada banyak kendala, tapi kami belum tahu detail persoalannya seperti apa,” ujarnya.

Baca Juga: Lirik PAD dari Sumur Minyak Rakyat, DPRD Blora Bakal Panggil Pemkab Bahas Regulasi

Menurut dia, pada 2026 mendatang Komisi B akan memanggil satu per satu BUMD untuk melakukan evaluasi, sekaligus mencari solusi peningkatan kinerja perusahaan daerah.

“Kami ingin memberi solusi supaya kinerja BUMD lebih bagus dan PAD yang masuk ke daerah bisa lebih besar,” katanya.

Setelah memanggil PT Blora Patra Energi (BPE), Komisi B berencana melanjutkan pemanggilan terhadap BUMD lainnya untuk bertukar pikiran sekaligus melakukan evaluasi bersama.

Jayadi menilai, peluang peningkatan pendapatan daerah masih terbuka lebar, terutama dari sektor minyak dan gas. Terlebih, saat ini pemerintah pusat telah memberikan izin operasional sumur minyak rakyat di Kabupaten Blora.

Baca Juga: Deviden PT BPE Baru Capai Rp 800 Juta, DPRD Blora Anggap Wajar

“Sekarang ada sumur-sumur minyak baru dari program sumur rakyat. Itu juga akan menjadi fokus,” ucapnya.

Selain sektor migas, Komisi B juga akan mengevaluasi kinerja perusahaan daerah lain seperti PDAM dan BUMD sektor perdagangan maupun jasa.

“PDAM dan yang lain juga akan kami panggil untuk kami beri masukan dan solusi agar kinerjanya bisa lebih maksimal,” tegasnya.

Sementara itu, terkait kondisi Perumda Blora Wira Usaha (BWU), Jayadi mengakui hingga kini masih menjadi perhatian DPRD. Sebab, kondisi perusahaan tersebut dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan.

“Kalau BWU masih kami pikirkan juga. Kondisinya ya hidup enggan mati tak mau,” tandasnya. (adv)

Editor : Hakam Alghivari
#BUMD #DPRD Blora #komisi b #blora #pad