RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kelurahan Kunden mulai beroperasi. Masyarakat bisa membeli gas elpiji 4 kg di situ. Pembelian gas itu hanya satu dari beberapa lini usaha yang sudah berlangsung. Di antaranya, gerai laku pandai, gerai pospay, hingga budidaya ikan lele sistem bioflok.
Lurah Kunden Fiqri Hidayat mengatakan, keberadaan koperasi tersebut tidak ditujukan untuk mematikan usaha warga yang lebih dulu ada. Justru sebaliknya, KKMP diharapkan menjadi penyeimbang harga dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
“Prinsipnya bukan mematikan usaha warga. Kita ingin membantu menstabilkan harga di masyarakat,” ujarnya.
Salah satu yang paling terasa saat ini adalah penjualan gas elpiji 3 kg. Saat sejumlah toko menjual gas dengan harga Rp23 ribu hingga Rp 25 ribu per tabung. Koperasi mampu menekan harga hingga Rp 18 ribu.
Menurut Fiqri, langkah tersebut cukup membantu masyarakat, terutama ketika terjadi kelangkaan gas di pasaran.
Baca Juga: 57 Desa di Bojonegoro Terima Armada Operasional KDMP
Selain usaha ritel, koperasi juga mulai mengembangkan sektor produksi melalui kolam bioflok ikan lele. Dalam waktu dekat KKMP Kunden bahkan bersiap melakukan panen perdana.
Rencananya, hasil panen tersebut akan disalurkan ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah menjalin kerja sama dengan koperasi.
Untuk mendukung distribusi, pihak kelurahan berharap adanya bantuan kendaraan operasional dari program koperasi merah putih.
“Secara prinsip kami sangat membutuhkan mobil truk maupun kendaraan roda tiga. Apalagi bulan depan kita panen lele dan harus mendistribusikan ke SPPG yang sudah bekerja sama,” katanya.
Namun hingga saat ini KKMP Kunden belum memiliki gedung sendiri. Operasional koperasi masih menumpang di kantor Kelurahan Kunden.
“Kantor resmi koperasi belum ada. Untuk sementara masih menggunakan fasilitas di kantor kelurahan,” ungkap Fiqri. (hul/zim)
Editor : Yuan Edo Ramadhana