RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Komitmen Pemkab Blora dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) kian serius. Tak tanggung-tanggung, jumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Sate diprediksi bakal membengkak signifikan. Dari rencana awal di kisaran 50 hingga 70 unit, kini targetnya menembus angka 118 dapur.
Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Blora Artika Diannita membeberkan, bahwa saat ini sudah ada 79 dapur yang beroperasi secara aktif. Namun, jumlah tersebut dipastikan akan terus bertambah seiring dengan proses verifikasi yang sedang berjalan.
‘’Saat ini, ada lima dapur dalam proses pencairan dan enam lainnya masih dalam tahapan survei titik lokasi,’’ ungkap Artika. Artika menambahkan, peningkatan kuota ini merupakan hasil koordinasi intensif dengan Badan Gizi Nasional (BGN) pusat.
Selain unit yang sudah berjalan dan disurvei, masih ada puluhan titik lain yang masuk daftar tunggu. ‘’Ada 28 dapur lagi yang masih tahap persiapan dan terus diproses oleh pusat," terangnya.
Baca Juga: Kepala SPPG Pesantren Blora Bantah Menu MBG Ubi Cilembu Busuk
Loncatan jumlah dapur ini harapannya diiringi dengan standar kualitas yang tinggi. Wakil Bupati Blora sekaligus Ketua Satgas MBG Blora Sri Setyorini mewanti-wanti para mitra penyedia untuk tidak main-main dengan regulasi.
Setyorini menekankan, empat poin krusial yang wajib dipenuhi setiap dapur SPPG. ‘’Yang terpenting ialah IPAL, SLHS, Mes untuk pengawas, SPPI, akuntansi dan ahli gizi, kemudian ruang harus ber-AC,’’ ujarnya.
Demi memastikan program berjalan tanpa celah, Pemkab Blora bakal menerapkan pengawasan berlapis. Seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di tingkat kecamatan akan diterjunkan sebagai garda terdepan pengawasan.
"Nanti Pak Camat, Kapolsek, hingga Danramil akan kami arahkan untuk terjun langsung mengecek ke lapangan,’’ ucap Wabup. (ozi/ind)
Editor : Yuan Edo Ramadhana