RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Blora memetakan kesejahteraan masyarakat melalui beberapa desil. Seperti diketahui, desil merupakan pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan rumah tangga.
Hal itu mengikuti data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN) yang diberlakukan pada Maret tahun lalu, sebagai pengganti dari data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).
Kepala Dinsos P3A Blora Luluk Agung Ariadi menilai, perpindahan DTKS ke DTSEN terjadi perubahan data yang naik turun. Sebab penetapan desil oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dihitung per tiga bulan yakni bisa berpindah desil.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, awalnya desil 1 hingga desil 5, total keluarga yang tercatat mencapai 176.476 keluarga, dengan jumlah penduduk sebanyak 488.179 individu pada 2025.
‘’Berdasarkan rekapitulasi awal DTSEN Kabupaten Blora per Maret 2025, total keluarga yang tercatat mencapai 330.664 keluarga dengan jumlah penduduk sebanyak 928.495 individu,” sambungnya.
Dalam rekapitulasi tersebut, desil 1 tercatat sebanyak 34.513 keluarga dengan 86.374 individu. Desil 2 sebanyak 35.709 keluarga dengan 101.638 individu, desil 3 sebanyak 38.289 keluarga dengan 105.382 individu, desil 4 sebanyak 35.090 keluarga dengan 101.534 individu, serta desil 5 sebanyak 35.082 keluarga dengan 95.415 individu.
Meski terjadi efisiensi anggaran, diakuinya, Dinsos P3A Blora akan selalu mengupayakan bantuan melalui instansi lain. “Kita berkoalisi dengan LAZISMU, LAZISNU, BAZNAS kemudian dengan Kementerian malalui sentra,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada tahun sebelumnya juga berikan bantuan difabel melalui kolaborasi. “Ada 200 juta untuk yang alat bantu difabel. Kemudian tahun ini kita ada perubahan dan penambahan. Karena anggaran kita hanya 180 juta dan belum menemani semuanya,’’ ucapnya.
‘’Saat ini yang ada hanya kami 25 porsi roda, sedangkan kebutuhan 58. Kekurangan tersebut saya akan mintakan ke BAZNAS dan sentra Margo Laras Patuli sebagai kepanjangan Dinsos,” pungkasnya. (ozi/ind)
Editor : Yuan Edo Ramadhana