RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Penanaman pohon di Kabupaten Bojonegoro dalam lima tahun terakhir menunjukan grafik naik turun tajam. Berdasar Satu Data Bojonegoro, jumlah penanaman pohon sempat berada pada angka 203.093 pohon di 2021.
Kemudian, menurun menjadi 167.381 penanaman pohon di 2022. Anjlok drastis menjadi 19.034 penanaman pohon di 2023 dan 7.476 penanaman pohon di 2024. Kembali mengalami geliat peningkatan menjadi 15.440 penanaman pohon di 2025. Sedangkan, untuk target penanaman pohon tahun ini, masih dalam proses penyusunan rencana kerja dan anggaran.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, Luluk Alifah menyampaikan, peningkatan program penanaman pohon di Bojonegoro pada 2025 tidak sekadar mengejar angka atau kuantitas. Melainkan langkah strategis yang terintegrasi dengan beberapa tujuan mendasar.
Di antaranya, mitigasi perubahan iklim dan karbon capture; penyeimbang pembangunan infrastruktur; peningkatan kualitas udara dan kesehatan masyarakat; penataan ruang dan keindahan lingkungan; ketahanan ekologi dan konservasi air; serta partisipasi publik dan edukasi.
‘’Program penanaman pohon di Bojonegoro adalah upaya sistematis untuk membangun infrastruktur hijau yang berjalan beriringan dengan infrastruktur fisik. Demi mewujudkan Kabupaten Bojonegoro yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan untuk generasi mendatang,’’ ujarnya.
Terkait target penanaman pohon di 2026, Luluk menyampaikan, dari DLH Bojonegoro masih dalam proses penyusunan rencana kerja dan penganggaran. Dengan melibatkan kajian mendalam dan koordinasi berbagai pihak.
Dia mengaku, bahwa target penanaman tahun ini sedang dirumuskan dengan pendekatan yang lebih cermat dan berbasis data. Tidak hanya berfokus pada jumlah, melainkan lebih pada tingkat pertumbuhan, jenis pohon yang tepat, serta keterlibatan masyarakat dalam pemeliharaan.
‘’Target numerik akan sangat bergantung pada kesiapan anggaran, ketersediaan bibit unggul dari persemaian permanen DLH, dan hasil evaluasi program 2024/2025. Kami berprinsip, bukan sekadar menanam, tapi memastikan pohon tumbuh dan bermanfaat,’’ pungkasnya. (ewi/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana