RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Perempuan semakin mendominasi birokrasi di Bojonegoro. Dari total 15.445 aparatur sipil negara (ASN) di Bojonegoro pada 2025, jumlah pegawai perempuan tercatat sebanyak 8.570 orang.
Lebih banyak dibanding laki-laki yang hanya sekitar 6.875. Data ini menjadi penanda kuat bergesernya peran perempuan dari ruang domestik ke pusat-pusat pelayanan publik. Berdasar Satu Data Bojonegoro, sejak lima tahun terakhir jumlah ASN didominasi oleh perempuan.
Di antaranya, pada 2021 terdapat sebanyak 4.431 ASN perempuan dan 3.876 ASN laki-laki; 4.909 ASN perempuan dan 3.960 ASN laki-laki di 2022; meningkat drastis menjadi 6.714 ASN perempuan dan 4.498 ASN laki-laki di 2023; 7.790 ASN perempuan dan 4.869 ASN laki-laki di 2024; serta 8.570 ASN perempuan dan 6.875 ASN laki-laki di 2025.
Selain dari sisi gender, struktur usia ASN di Bojonegoro juga menunjukkan dominasi kelompok usia produktif. Pada 2025, ASN berusia 21–40 tahun tercatat paling banyak dengan jumlah 8.004 orang. Disusul kelompok usia 41–50 tahun sebanyak 4.220 orang, dan ASN berusia di atas 50 tahun sebanyak 3.221 orang.
Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Aparatur Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro Daniar Surya Adi Permana menjelaskan, bahwa dominasi ASN perempuan tersebut sejalan dengan proses rekrutmen yang berjalan selama ini.
“Pada dasarnya kami tidak memandang gender pada rekrutmen, karena memang pendaftar lebih banyak perempuan,” terangnya. Menurut Daniar, jumlah ASN perempuan yang lebih banyak dipengaruhi oleh tingginya minat pendaftar perempuan dalam setiap proses seleksi. “Kalau proses rekrutmen tidak ada ketentuan khusus harus laki-laki atau perempuan,” ujarnya. (ewi/dan/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana