RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2025 mulai cair di Bojonegoro saat ini. Menyasar kepada 18.695 penerima bantuan.
Terdiri atas 15.753 buruh pabrik rokok dan 2.942 buruh tani tembakau. Dengan total anggaran mencapai Rp 33,6 miliar tahun ini.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro Agus Susetyo Hardiyanto menyampaikan, BLT DBHCHT 2025 totalnya Rp 33,6 miliar tahun ini. Dengan jumlah 18.695 penerima. Sehingga, setiap penerima, baik butuh pabrik rokok atau tani tembakau bakal menerima BLT DBHCHT sekitar Rp 1,8 juta di tahun ini.
’’Total terdapat 18.695 penerima. Di antaranya, 15.753 buruh pabrik rokok dan 2.942 buruh tani tembakau,” terangnya saat menghadiri acara penyerahan BLT DBHCHT Bojonegoro 2025 di MPS Dander, Jumat (24/10).
Menurutnya, penyerahan BLT DBHCHT 2025 akan dilakukan tiga tahap. Tahap pertama dilakukan di MPS Dander, PT. Kareb Alam Sejahtera pada Jumat (24/10). Kemudian, dilanjutkan pada tahap kedua yang akan dilaksanakan di PT Putra Jaya Sakti Perkasa di Desa Pasinan, Kecamatan Baureno pada Kamis (30/10).
Dan, tahap ketiga akan berlangsung di MPS Padangan milik, PT Rukun Jaya Makmur pada Jumat (31/10) mendatang.
Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah menyerahkan secara simbolis BLT DBHCHT di MPS Dander pada Jumat (24/10) lalu. Sosok asli Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander tersebut mengatakan, penyaluran BLT DBHCHT ini merupakan wujud komitmen Pemkab Bojonegoro dalam merespon harapan masyarakat.
Bukti bahwa aspirasi dan harapan masyarakat, khususnya para pekerja diakomodasi oleh Pemkab Bojonegoro. Dengan harapan, dapat bermanfaat untuk para penerima.
’’Kami berharap bantuan ini benar-benar bisa meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat, memperkuat ketahanan sosial, dan mendorong pemulihan ekonomi daerah,” pungkasnya. (ewi/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana