RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Kisah konservasi di Desa Ngringinrejo, membuat desa yang dilewati aliran Bengawan Solo itu meraih beragam prestasi. Terbaru, pada malam puncak Radar Bojonegoro Award 2025, berhasil meraih anugerah di bidang pertanian dan lingkungan.
Sejak tahun 1984, Desa Ngringinrejo telah menunjukkan komitmen terhadap konservasi lingkungan. Dengan kesadaran masyarakat, tanaman belimbing dipilih sebagai solusi penahan erosi. Upaya ini telah membuahkan hasil: saat ini, terdapat sekitar 9.800 pohon belimbing yang tersebar di lahan seluas 20,4 hektar.
"Pohon-pohon belimbing tidak hanya mencegah erosi, tapi juga berperan penting dalam penyerapan karbon," terang Kepala Desa Ngringinrejo Endang Sri Wigati.
Terbukti, dalam kurun waktu 41 tahun, potensi penyerapan karbon dari kebun belimbing ini diperkirakan mencapai 4.108,16 ton, dengan nilai ekonomi sekitar Rp 200.288.582. Lebih dari itu, inisiatif konservasi Ngringinrejo secara ekologis telah berdampak desa tetangga, dari ancaman kerusakan lingkungan. (*/dan)