RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro segera proses pencairan alokasi dana desa (ADD) Pemerintah Desa (Pemdes) Drokilo, Kecamatan Kedungadem
Aparatur desa setempat yang belum menerima gaji, bisa sedikit bernapas lega.
Menurut Kepala BPKAD Bojonegoro Nur Sujito, pencairan ADD tahap satu menyisakan satu desa. Yakni Desa Drokilo, Kecamatan Kedungadem. Berkas pengajuan baru diterima Senin (5/5).
Terkait vetifikasi berkas dilakukan dinas terkait atau DPMD. Jika sudah baru dilanjutkan ke BPKAD. Sedangkan, untuk ADD tahap dua belum ada desa yang berproses di BPKAD. ‘’Kalau sudah di BPKAD berarti sudah diverifikasi oleh DPMD,’’ katanya.
Sekretaris Desa (Sekdes) Drokilo, Kecamatan Kedungadem Arif Dwi Cahyanto mengatakan, proposal pencairan sudah proses di dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (DPMD) sejak Jumat (2/5) lalu.
Namun, belum ada informasi lagi, mungkin masih proses. Meski demikian, belum sepenuhnya bisa bernapas lega.
‘’Proses panjang untuk bisa mengajukan. Butuh perjuangan,’’ katanya terpisah.
Arif mengatakan, saat ini hanya fokus pada pencairan ADD. Sedangkan, untuk lainnya masih terkendala. ‘’Belum lega. Sudah jatuh tertimpa tangga. Tapi, tidak apa-apa daripada tidak gajian,’’ imbuhnya.
Sebelumnya, para pemdes mengeluh gaji dan tunjangan tidak terbayarkan beberapa bulan. Alasan utamanya karena pelunasan pajak bumi dan bangunan (PBB) pedesaan dan perkotaan (P-2). (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana