RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pemkab Bojonegoro memastikan siap memfasilitasi pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) tahun ini. Dengen menyediakan bus mulai Bojonegoro hingga asrama haji di Surabaya.
Kepastian itu disampaikan Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah dalam manasik haji yang diikuti sekitar 1.580 CJH kemarin (16/4).
Kepala Kemenag Bojonegoro Abdul Wahid mengatakan, para jemaah untuk memperbaiki niat dalam pelaksanaan ibadah haji. Termasuk, dalam mengikuti pelaksanaan manasik haji ini. Terlebih, mengingat waktu tunggu haji yang tidak sebentar, yakni mencapai sekitar 34 tahun dari pendaftaran.
‘’Kami harapkan dari kesra, siapkan bus pariwisata yang baik. Termasuk juga konsumsinya untuk jemaah haji,’’ harapnya.
Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah yang membuka kegiatan manasik massal tersebut menyampaikan, kegiatan manasik haji masal Tingkat kabupaten ini dilaksanakan oleh kemenag. Agar para jemaah haji bisa mempersiapkan diri dengan baik. Baik dari sisi keilmuan maupun secara fisiknya.
‘’Pemkab saat ini telah memberikan supporting, yakni pemberangkatan pulang-pergi dari Bojonegoro-Surabaya dan Surabaya-Bojonegoro, semua ditanggung oleh Pemkab,’’ pungkasnya.
Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro Abdulloh Hafidz mengatakan, terdapat dua tahap manasik haji yang dilakukan Kemenag. Yakni, manasik haji yang dilaksanakan di KUA pada setiap kecamatan selama 6 hari. Kemudian, manasik Tingkat kabupaten yang dilaksanakan kemarin (16/4) dan hari ini (17/4).
‘’Hari ini kita hadirkan jemaah yang memang sesuai porsi atau regular, yakni sekitar 1.580 jemaah yang kita hadirkan. Selebihnya, jemaah cadangan akan kita manasik secara khusus,’’ ujarnya.
Menurutnya, terdapat sekitar 115 CJH cadangan Bojonegoro yang bisa berangkat tahun ini. Yakni, mereka yang telah mengisi surat pernyataan siap berangkat, sudah melakukan tes kesehatan, dan pelunasan.
CJH cadangan akan menggantikan posisi CJH regular yang tidak jadi berangkat karena beberapa hal. Seperti, sakit atau kendala lain. Sedangkan, untuk CJH cadangan yang menyatakan tidak siap berangkat tahun ini, otomatis akan berangkat haji di 2026.
‘’Belum tau kepastian (keberangkatan haji Bojonegoro tahun ini) karena belum ditentukan kloternya. Kemungkinan, sekitar 20 Mei ke atas,’’ terangnya. (ewi/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana