BLORA, Radar Bojonegoro – Dinas Pendidikan Kabupaten Blora tidak terlibat pada program makan bergizi gratis. Sehingga tidak tahu menganai data siswa dan sekolah yang bakal menerima progam itu.
‘’Progam tersebut kan ditangani satuan pemenuhan pelayanan gizi (SPPG) jadi kami kurang tahu," kata Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Blora Nuril Huda.
Menurutnya, dari pihak Kodim juga turut dalam program tersebut memang sudah ada komunikasi dengan Disdik. Hanya lantaran tak ada surat resmi, pihaknya tak bisa memastikan sekolah mana saja dan berapa siswa yang dapat.
‘’Belum tahu sekolah mana saja nanti yang dapat. Komunikasi sudah. Cuma belum ada kepastian," paparnya.
Pemberian program makanan bergizi gratis di Kabupaten Blora batal diselenggarakan minggu lalu. Sebab, persiapan belum matang. Terutama pada bagian dapur sehat.
Dandim 0721 Blora, Letkol Czi Yuli Hartanto menyebut untuk sementara di Kabupaten Blora, baru ada 1 dapur sehat yang akan membantu menyukseskan program makan bergizi gratis. Yakni berada di lokasi Jalan Bhayangkara, tepatnya di sebelah barat Lapangan Kridosono Blora.
‘’Rencana awal akan mulai melaksanakan Pemberian Makan Bergizi Gratis pada hari Senin tanggal 6 Januari 2025," jelasnya.
Namun Dandim mengatakan, karena ada perubahan dinamika sehingga pelaksanaan dan kesiapan untuk program tersebut belum bisa dilakukan. Sehingga tak jadi dilakukan hari ini. ‘’Belum maksimal dan dinyatakan belum siap," imbuhnya.
Sehingga kemudian akan diundur. Rencananya kegiatan pemberian Makanan Bergizi Gratis dialihkan/direncanakan pada hari ini (13/1).
Menurutnya memang secara serentak dilakukan Senin 6 Januari.Namun hal itu tergantung kesiapan masing-masing dapur sehat setiap kabupaten. ‘’Untuk di Blora belum siap, sehingga pelaksanaannya diundur," paparnya. (hul/zim)
Editor : Yuan Edo Ramadhana