BLORA, Radar Bojonegoro - Pendistribusian makan bergizi gratis (MBG) ke anak-anak sekolah di Blora masih ditunda hingga 13 Januari mendatang. Hal itu karena masih adanya kekurangan alat-alat kebutuhan dapur.
Walau begitu, dapur MBG akan ditambah lagi sebanyak tiga dapur. ’’Bakal ada tambahan tiga dapur. Namun, lokasinya masih belum diketahui. Masih koordinasi dengan pemkab (pemerintah kabupaten) setempat,” ujar Dandim 0721 Blora Letkol Czi Yuli Hartanto.
Dandim juga mengatakan, setelah berjalan lancar, nantinya dapur tersebut akan dibangun di setiap kecamatan. Diketahui, baru satu dapur yang berdiri di Blora. Tepatnya di Komplek Lapangan Kridosono.
’’Ini kan program yang akan berlangsung setiap hari. Nantinya akan dibangun juga di setiap kecamatan. Biar distribusinya lebih lancar,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Blora Artika Diannita akui penundaan tersebut karena alat kebutuhan dapur belum terpenuhi. Padahal, satu dapur tersebut bisa menyuplai 3.000 porsi makanan.
’’Sementara porsinya segitu. Nanti didistribusikan dengan dua tahap. Pagi dan siang,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan, dalam 3.000 porsi itu nantinya ada 20 menu berbeda di setiap harinya.
’’Menunya sudah sesuai takaran ahli gizi. Dalam satu menu harus mencakup karbohidrat, protein, nutrisi. Seperti, nasi, lauk, susu dan buah. Namun, buat susu itu tidak setiap hari. Nanti bisa diganti protein lainnya seperti tahu atau telur. Total satu porsi Rp 10.000,” ujarnya. (hul/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana