BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Mobil boks pengangkut makanan dari badan gizi nasional (BGN) tampak hilir mudik setiap harinya dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Taman Rajekwesi, Kelurahan Klangon, Kecamatan Bojonegoro Kota.
Dapur makan bergizi gratis (MBG) tersebut, mulai menyuplai sekolah di kawasan kota setiap hari.
Sejak beroperasi Senin (6/1), dapur sehat pertama di Bojonegoro itu telah menyuplai 2.996 siswa, balita, hingga ibu hamil. Namun, dapur sehat hingga kamarin (7/1) belum merata. Rencananya, didirikan secara bertahap di setiap kecamatan untuk memenuhi kebutuhan makan bergizi.
‘’Untuk melayani kebutuhan se kabupaten masih pengembangan,” ungkap Komandan Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol CZI Arief Rochman Hakim.
Menurutnya, lokasi dapur sehat dibangun secara bertahap, dengan target melayani sekitar 240 ribu pelajar di seluruh kabupaten Bojonegoro. ‘’Rencana berikutnya akan diperluas distribusi di tiga titik, kecamatan Kapas, Sumberrejo, dan Sekar,” imbuhnya.
Berdasarkan data dihimpun di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bojonegoro, dapur sehat di Taman Rajekwesi Bojonegoro memiliki 50 orang yang memasak setiap harinya, dan 8 orang petugas yang mendistribusikan makanan dengan 2 mobil boks dengan kapasitas 1.060 porsi per mobil.
Proses pembuatan makanan tersebut, dimulai sekitar pukul 1.00 dini hari dan mulai disuplai sekitar pukul 8.00 pagi. Sejauh ini, distribusi makan bergizi gratis di dapur tersebut, menyuplai 19 sekolah dan 2 posyandu di kecamatan kota Bojonegoro, dengan jarak 5 sampai 6 kilometer dari titik dapur sehat. (dan/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana