BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bojonegoro bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Wedi, Kecamatan Kapas telah membagikan 1.525 sertifikat tanah melalui program tanah sistematis lengkap (PTSL) 2024, di balai desa setempat.
Jumlah itu khusus bidang bangunan dan pekarangan rumah. Sebaliknya, untuk lahan pertanian masih menunggu proses selanjutnya.
Ketua Panitia PTSL Desa Wedi, Kecamatan Kapas Deny Syahida mengatakan, sertifikat melalui PTSL 2024 ini yang sudah dibagikan sebanyak 1.525 bidang. Khusus lahan permukiman dan pekarangan.
Sebaliknya, untuk lahan pertanian masih menunggu proses selanjutnya. ‘’Yang sudah jadi dan dibagikan ini sebanyak 1.525 bidang,’’ katanya.
Deny menambahkan, warga sudah lama menunggu sertifikat masal ini. Sehingga, pemdes bersama panitia PTSL berusaha maskimal untuk memenuhi harapan warga. Karena, selama ini warga kesulitan untuk proses sertifikat tanahnya.
‘’Alhamdulillah, sertifikat hasil PTSL sudah di tangan warga,’’ imbuhnya.
Kepala Desa Wedi, Kecamatan Kapas Heru Purnomo menambahkan, sertifikat tanah melalui PTSL ini sesuai dengan harapan warga. Sehingga, pemdes menindaklanjutinya dengan koordinasi dengan BPN Bojonegoro.
‘’Awalnya sempat tertunda, karena tahun politik,’’ katanya.
Heru berharap, setelah warga memiliki sertifikat dipastikan kepemilikan sudah jelas, dan menekan potensi konflik yang dipicu tentang warisan. Selain itu, juga meningkatkan perekonomian warga. ‘’Semoga bermanfaat,’’ tegasnya. (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana