Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Evakuasi Korban Ambruknya Ponpes Al-Khoziny Dinyatakan Selesai: 67 Korban Meninggal Dunia, 104 Selamat

Yuan Edo Ramadhana • Selasa, 7 Oktober 2025 | 22:58 WIB
Proses evakuasi dan pembersihan lokasi ambruknya bangunan musala Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo dinyatakan selesai pada Selasa (7/10). (Dok. BNPB)
Proses evakuasi dan pembersihan lokasi ambruknya bangunan musala Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo dinyatakan selesai pada Selasa (7/10). (Dok. BNPB)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Proses evakuasi korban musibah ambruknya musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny Sidoarjo akhirnya dinyatakan selesai oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa siang (7/10). Periode evakuasi memakan waktu total 9 hari, dan per Selasa siang seluruh alat berat sudah ditarik dari kawasan Ponpes.

Menurut Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, seluruh material bangunan yang berada di lokasi kejadian telah diangkut dan dibersihkan. Usai pengangkatan tersebut, dipastikan tidak ada lagi korban jiwa tambahan yang ditemukan, sehingga evakuasi dinyatakan selesai.

“Seluruh petugas pencarian dan pertolongan telah memastikan tidak ada lagi korban jiwa yang ditemukan. Tandanya operasi SAR di bawah koordinasi Basarnas telah selesai dilakukan,” jelas Muhari dalam keterangan resmi BNPB.

Korban terakhir berhasil dievakuasi dari lokasi pada Senin malam (6/10). Hingga penutupan operasi, total korban berjumlah 171 orang. Rinciannya 67 korban meninggal dunia, dan 104 jiwa dinyatakan selamat. Dari seluruh korban selamat, 100 diantaranya sudah dapat kembali pulang, sementara empat sisanya masih dirawat di rumah sakit.

Kemudian dari 67 korban, 17 diantaranya sudah diidentifikasi oleh tim identifikasi korban bencana (DVI). Saat ini mereka juga sedang melacak kepemilikan tujuh anggota tubuh yang terpisah dari korban bencana tersebut. Dugaan sementara, setidaknya dua dari anggota tubuh tersebut merupakan milik dua korban terakhir yang masih dinyatakan hilang.

“Masih ada dua dari data kami sebelumnya masih dalam pencarian, tetapi ada tujuh potongan tubuh yang ditemukan. Nanti kita akan tunggu proses DVI untuk memastikan apakah itu adalah dari dua korban itu tadi,” jelas eputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan.

Dengan selesainya proses evakuasi, kini penanganan bencana beralih ke tahap pemulihan dan rekonstruksi, termasuk melanjutkan identifikasi korban meninggal. Selain itu, lokasi kejadian juga kembali dibersihkan dan disterilkan dari potensi bakteri-bakteri yang berasal dari jenazah korban yang membusuk selama proses evakuasi.

“Tim juga akan meninjau kembali tempat pembuangan puing dengan tujuan mencari obyek potongan tubuh manusia yang bisa jadi terbawa oleh truk pengangkut sampai titik akhir pembuangan,” tambah Muhari.

Polda Jatim juga sudah dapat memulai penyelidikan atas musibah ini, termasuk mengumpulkan keterangan saksi. Sementara untuk monitoring lokasi kejadian selama proses pemulihan dan rekonstruksi diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#pondok pesantren #Meninggal Dunia #BPBD Jawa Timur #identifikasi #Korban #Ponpes Al Khoziny #Pondok Pesantren Al Khoziny #Korban Meninggal #bnpb #Ponpes Al Khoziny Sidoarjo #Ponpes #evakuasi #musala #polda jatim