Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Lama Tidak Beroperasi, Sumur Tua Kedinding Mendadak Semburkan Lantung dan Gas

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 14 Februari 2025 | 21:31 WIB
MELETUP: Sumur minyak tua di area Kedinding turut Desa Ngraho, Kecamatan Kedungtuban tiba-tiba menyemburkan lantung dan gas kemarin (13/2). (M. LUKMAN HAKIM/RADAR BOJONEGORO)
MELETUP: Sumur minyak tua di area Kedinding turut Desa Ngraho, Kecamatan Kedungtuban tiba-tiba menyemburkan lantung dan gas kemarin (13/2). (M. LUKMAN HAKIM/RADAR BOJONEGORO)

 

BLORA, Radar Bojonegoro - Bekas pengeboran sumur tua di area Kedinding turut Desa Ngraho, Kecamatan Kedungtuban meletup kemarin (13/2). Semburkan lantung (minyak mentah) hingga gas berbau menyengat. Kejadian itu membuat warga setempat heboh.

Sebab, sumur tua yang diketahui nomor 10 itu sudah lama tidak beroperasi, karena kandungan minyaknya dikira habis. Kejadian itu diketahui warga sekitar pukul 09.00 WIB kemarin. Ketika warga ingin mengairi sawah, ternyata airnya asin. Kemudian salah seorang warga mengecek ke atas, ternyata ada letupan dari tanah yang menyemburkan lantung dan gas ke permukaan tanah. Menimbulkan tanah di sekitar lokasi retak.

’’Saat itu suami saya sedang mengairi sawah, di cek airnya asin. Kemudian pergi ke atas dengar suara (letupan), ternyata ada lantung keluar,” ungkap Kasun Kedinding, Sulistiyani. Setelah mengetahui hal tersebut warga berdatangan. Namun, hanya melihat dari jauh.

Sebab, tercium bau menyengat dari lokasi. Hingga kemarin sore, masih mengeluarkan semburan lantung dan gas. ’’Masih mengeluarkan lantung dan gas, tapi sore ini baunya sudah agak tidak menyengat. Mungkin karena tertiup angin,” ungkapnya.

Sulistiyani mengungkapkan, bahwa area yang meletup itu dikenal warga sumur nomor 10, yang sudah lama tidak beroperasi. Tidak ada aktivitas pengeboran, karena minyaknya sudah habis. ’’Lokasinya berada di hutan milik Perhutani, kalau dari pemukiman warga agak sedikit jauh,” katanya.

Ia mengatakan, area Kedinding itu ada ada banyak sumur. Namun, saat ini hanya ada beberapa yang masih digarap. ’’Di sebelah utara lokasi semburan itu ada yang masih beraktifitas,” katanya.

Kepala Desa (Kades) Ngraho Sri Lestari Indajani menambahkan, sumur yang menyemburkan lantung sudah lama tidak beroperasi. Guna pengamanan saat ini, sekitar lokasi semburan sudah ditangani aparat penegak hukum. ’’Sudah dipasang police line untuk pengamanan,” tambahnya. (luk/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#sawah #kedinding #gas #tanah #sumur #pengeboran #minyak mentah #perhutani #sumur tua #kedungtuban #semburan #lantung #pemukiman warga #police line #kades #blora