Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pos Jaga Perlintasan Sebidang Seantero Blora Masih Minim, Dua Ditutup karena Rawan Kecelakaan

Hakam Alghivari • Rabu, 20 November 2024 | 21:00 WIB
KESELAMATAN: Pengendara melintasi perlintasan sebidang yang sudah ada pos penjaga di Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu. (LUKMAN HAKIM/RADAR BOJONEGORO)
KESELAMATAN: Pengendara melintasi perlintasan sebidang yang sudah ada pos penjaga di Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu. (LUKMAN HAKIM/RADAR BOJONEGORO)

 

BLORA, Radar Bojonegoro - Pos pantau atau penjaga di lintasan sebidang masih minim di Blora. Dari jumlah 29 titik lintasan, baru tujuh titik yang sudah terdapat pos penjaga. Usulan penambahan pos penjaga terhambat minimnya anggaran. Setidaknya, butuh sekitar Rp 1 miliar untuk bangun satu pos penjagaan lintasan sebidang.

Kepala Seksi (Kasi) Angkutan Jalan Dinas Perumahan, Permukiman, dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Blora Ngadiyanto memaparkan perlintasan sebidang sebelumnya ada 31 titik, dua di antaranya sudah ditutup. Yakni, berada di Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung. Karena rawan kecelakaan lalu lintas.

’’Tidak ditutup total, hanya motor yang bisa melintas. Untuk saat ini terdapat 29 titik lintasan sebidang,” ungkapnya. Ngadiyanto menjelaskan, dari 29 titik tersebut, hanya tujuh titik yang sudah terfasilitasi pos penjaga.

Berada di lokasi yang banyak dilalui pengendara, seperti di Balun, Kapuan, dan Randublatung. Sementara, 22 titik lainnya belum ada palangan dan pos penjaga. ’’Kami pantau terus yang mungkin kerawanannya lebih tinggi. Kami koordinasi ke desa untuk menyampaikan terkait keselamatan. Terbaru, kami di Desa Wulung,” ujarnya.

Pihaknya mengaku sudah sering mengusulkan penambahan pos penjaga di lintasan sebidang. Namun, tidak terealisasi karena keterbatasan anggaran pemkab. ’’Kami sudah sering mengusulkan, tapi APBD terbatas,” katanya.

Ia menjelaskan, pembangunan satu titik pos penjagaan lintasan sebidang membutuhkan anggaran Rp 1 miliar. Meliputi bangunan, palangan, mesin elektrik yang tersambung dengan PT KAI. ’’Kami sudah cek ke rekanan nilainya, lumayan sekali,” katanya. (luk/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#dinrumkimhub blora #Pemkab #fasilitas #lintasan #pelintasan kereta #pt kai #kepala seksi #penjagaan #Anggaran Pemkab #perlintasan #pos pantau #blora #Anggaran 1 Miliar #Paparkan