Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Truk Muat Bata Ringan Tabrak KA, Sebabkan Daop 8 Alami Kerugian dan Keterlambatan Kereta Lain

Yuan Edo Ramadhana • Minggu, 6 Oktober 2024 | 22:16 WIB
(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)


RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Dua minggu terakhir, perjalanan moda transportasi kereta api (KA) diterpa banyak peristiwa yang menyebabkan keterlambatan KA lain. Penyebabnya hampir seluruhnya sama, yakni truk yang mencoba menerobos perlintasan kereta dan berhenti di tengah rel, sehingga menghalangi KA yang melintas.

Terbaru, pada Minggu pagi (6/10), sebuah truk bahan bangunan menabrak KA Argo Bromo Anggrek setelah mencoba menerobos jalan perlintasan langsung (JPL) nomer 239, turut Dusun Ketawang, Desa/Kecamatan Baureno, Bojonegoro.

Diketahui, truk mencoba menyebrang di saat bersamaan KA Argo Bromo Anggrek mendekati perlintasan tersebut. Beruntung, pengemudi truk selamat, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, pihak yang dirugikan justru pihak kereta api mengalami kerusakan terhadap lokomotif KA, sehingga sampai memerlukan lokomotif pengganti.

Selain dampak kejadian kecelakaan dan pergantian lokomotif, kerugian menyebabkan keterlambatan KA Argo Bromo Anggrek selama 140 menit. Menanggapi kecelakaan tersebut dan konsekuensinya, Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat, terutama pelanggan KA.

“Selanjutnya KAI akan berkoordinasi dengan Kepolisian untuk melakukan upaya proses hukum atas kejadian ini. Kerugian yang dialami oleh pihak KAI akibat dari peristiwa tersebut, saat ini masih dalam proses perhitungan,” jelas Luqman dalam statemen resmi KAI.

“Kami mohon maaf kepada para penumpang KA yang menggalami keterlambatan akibat kejadian ini. Selanjutnya KAI akan berupaya agar kenyamanan para penumpang tetap terjaga,” tambah Luqman.

Selain KA Argo Bromo Anggrek, beberapa kereta lain turut terdampak dan mengalami keterlambatan akibat kecelakaan tersebut. KA 440 Commuter Line Blorasura menjadi salah satu KA terdampak paling besar, dengan keterlambatan mencapai 56 menit.

KA Commuter Line lain yang melintasi rute yang sama, KA 502 Commuter Line Arjonegoro turut mengalami keterlambatan selama 33 menit. Dua KA penumpang lain turut mengalami keterlambatan, yakni KA 78F Pandalungan (10 menit) dan KA 130A Gumarang (8 menit).

Dua KA Cargo (angkutan barang) juga terdampak akibat peristiwa ini. KA 2521 Angkutan Barang Limaspriuk Cargo mengalami keterlambatan 50 menit, sementara KA 2515A Angkutan Barang Limaspriuk Cargo terlambat 30 menit.

Berkaca pada kejadian ini, Luqman turut mengingatkan kepada pengguna jalan untuk selalu menaati aturan di perlintasan sebidang. Kendaraan wajib berhenti di belakang palang perlintasan ketika sirine tanda kereta lewat mulai berbunyi.

"Selain mematuhi rambu-rambu, kami juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat akan menyeberangi perlintasan sebidang jalan raya dengan jalur kereta api. Selalu lakukan untuk berhenti, tengok kiri dan kanan, apabila telah aman, silakan jalan. KAI akan terus melakukan imbauan keselamatan baik di internal maupun eksternal sebagai upaya preventif dalam rangka menekan angka kecelakaan khususnya di perlintasan sebidang,” tutup Luqman. (edo/cho)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#insiden #ka #lokomotif #kai #rel #Transportasi #truk #keterlambatan #kecelakaan #perlintasan #Bata ringan #Kereta Api