SELASA (3/9) pagi, Afiatin,68, dibonceng suminya Suratno, 68, dengan motor, berangkat dari rumahnya di Desa Ngadiluhur, Kecamatan Balen menuju Kota Bojonegoro untuk mengambil gaji pensiunan. Namun, di Jalan Gajah Mada terlibat kecelakaan hingga sang istri meninggal dunia di lokasi kejadian.
DHANI WAHYU ALFIANSYAH, Bojonegoro.
JALAN nasional Bojonegoro-Babat terus memakan korban, kali ini kejadian berada di Jalan Gajah Mada, turut Desa Sukorejo Kecamatan Kota. Afiatin, perempuan 68 tahun yang dibonceng suaminya Suratno, 68, meninggal dunia di lokasi kejadian usai terlibat laka dengan truk tronton sekitar pukul 11.00 Selasa (3/9).
Sepasang suami istri berasal dari Desa Ngadiluhur, RT. 004, RW.001, Kecamatan Balen tersebut berboncengan dari rumah, dalam perjalanan mengambil gaji pensiunan.
‘’Perjalanan bade mendet (mau mengambil) gaji pensiunan, keduanya pensiunan guru,’’ cerita Nur Kamid, tetangga korban kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.
Berdasarkan data Satlatas Polres Bojonegoro, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut yaitu truk tronton tangki nomor polisi L 8692 UB, yang dikemudikan ALM, 26, warga Desa Kertorejo, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, kontra sepeda motor Beat nopol S 5239 XX, yang dikemudikan korban.
Sementara itu, pengendara sepeda motor hendak mendahului truk tronton dari sisi kiri, namun diduga kurang memperhatikan arus lalu lintas di sampingnya sehingga terjadi senggolan dengan truk. Setelah itu, pembonceng motor tersebut terjatuh dan terlindas truk tronton.
Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Sat Lantas Polres Bojonegoro Inspektur Dua (Ipda) Septian menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi-saksi di TKP, kronologi kejadian tersebut bermula pada awalnya sepeda motor berjalan dari arah timur ke barat. Sesampainya di TKP, berjalan searah di depannya truk tronton tangki nopol L 8692 UB.
‘’Kemudian (pengendara motor) hendak menyalip dari sebelah kiri sehingga terjadi senggolan,’’ kata Ipda Septian.
Akibatnya, sepeda motor berikut pengendaranya jatuh ke kiri, sementara yang dibonceng jatuh ke kanan atau tepat di kolong truk, sehingga terlindas.
Sementara itu, usia kejadian jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro untuk penanganan lebih lanjut. “Korban meninggal dunia di TKP,” ungkap Ipda Septian.
Kemudian, kedua kendaraan yang terlibat laka-lantas tersebut, untuk sementara diamankan petugas. Pihaknya mengimbau, agar kendaraan tetap mematuhi lalu lintas. ‘’Apabila berada di posisi blindspot, alangkah baiknya untuk menjaga jarak,” kata Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Bojonegoro Ipda Septian.
Riyanto, saksi mata mengatakan, sebelum kejadian tersebut, sepeda motor korban sudah diperingatkan kalau ada truk. ‘’Karena lampu masih merah (dari arah sepeda motor) dan posisi truk melaju, sudah sempat saya lambaikan tangan untuk berhati-hati,’’ bebernya kemarin. (*/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana