RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Jebolnya tanggul Waduk Tirto Agung di Desa Prangi, Kecamatan Padangan, menyebabkan puluhan hektare tanaman padi siap panen rusak Kamis dini hari (7/3).
Bahkan, luapan air juga menerjang jalan poros Desa Tebon dan menyebabkan terputusnya jalan poros yang menghubungkan dua desa tersebut di Kecamatan Padangan.
Kapolsek Padangan Polres Bojonegoro Kompol Hufron Nurrochim mengatakan, jebolnya tanggul Waduk Tirto Agung terjadi pada Rabu (6/3) sekitar pukul 00.45 WIB, hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan tanggul tak kuat menahan volume air.
‘’Merendam padi siap panen dan mengakibatkan jalan poros desa putus,” bebernya.
Polsek bersama pemerintah Desa Tebon kemudian menutup total jalan Desa tersebut, dan dipasang garis polisi agar tidak ada kendaraan yang melintas. Untuk sementara akses jalan menuju DesaTebon dengan memutar ke selatan arah kecamatan Ngraho melalui Dusun Tegiri dengan jarak kurang lebih 5 kilo meter
Hingga Kamis (7/3), proses perbaikan tanggul masih dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (PUPR) Bojonegoro, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.
‘’Yang jelas langsung kita datangkan alat berat dari BBWS untuk menutup tanggul, mestinya dua hari ini selesai,” terangnya.
Sementara itu, Kades Tebon, Kecamatan Padangan Wasito mengungkapkan, jebolnyal tanggul waduk seluas 18 hektare tersebut mengakibatkan 20 hektare lahan padi siap panen terancam rusak, yakni sekitar 5 hektare sawah di Desa Prangi dan 15 hektare sawah di Desa Tebon. Padi tersebut rencananya bakal panen satu minggu lagi.
’’Kurang lebih 20 hektare sawah siap panen terendam,” ungkapnya kepada Radar Bojonegoro.
Terpisah, Kepala DPU SDA Bojonegoro Heri Widodo mengatakan, titik tanggul yang jebol sudah berhasil ditangani dan diperbaiki secara darurat atau sejak Rabu (6/3). Namun, perbaikannya masih bersifat sementara, sebab kewenangan perbaikan waduk berada pada wilayah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. (dan/cho)
Editor : Hakam Alghivari