Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

FGSNI Minta Alokasi Insentif Bersumber APBD, Pemkab Bojonegoro Carikan Solusi Terbaik

Yana Dwi Kurniya Wati • Jumat, 20 Februari 2026 | 07:15 WIB
SAMPAIKAN ASPIRASI: FGSNI Bojonegoro mendesak  pemkab mengalokasikan insentif atau tambahan penghasilan di anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) saat audiensi dengan Wabup Nurul Azizah,
SAMPAIKAN ASPIRASI: FGSNI Bojonegoro mendesak pemkab mengalokasikan insentif atau tambahan penghasilan di anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) saat audiensi dengan Wabup Nurul Azizah,

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Forum Guru Sertifikasi Nasional Indonesia (FGSNI) Bojonegoro mendesak adanya alokasi insentif atau tambahan penghasilan di anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) melalui audiensi dengan Wakil Bupati (Wabup) Nurul Azizah dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Rabu (18/2).

Ketua FGSNI Bojonegoro M. Burhanuddin menuturkan, kesejahteraan guru swasta di bawah kementerian agama (kemenag) sangat timpang. Pemerintah kabupaten (pemkab) harus memberi perhatian serius dan ikut andil.

"Kami mendesak agar guru jenjang RA, MI, MTs, hingga MA memperoleh insentif atau tambahan penghasilan yang bersumber dari alokasi 20 persen anggaran pendidikan di APBD," kata Burhanuddin.

Menutut dia, kontribusi guru swasta madrasah tak berbeda dengan guru lainnya. Peran dan tugas sama. Mengingat besarnya APBD,  harusnya pemkab mampu memikirkan cara menyejahterakan guru swasta dan mengalokasikan insentif.

"Pokoknya harus dianggarkan, jika tidak, maka guru-guru akan menyampaikan aspirasi melalui forum-forum resmi berikutnya hingga permohonan ini dikabulkan," tandasnya.

Burhanuddin menuturkan, insentif ini penting untuk menjaga motivasi guru swasta. "Kesepakatannya akan dilakukan kajian regulasi serta pemetaan anggaran supaya insentif bisa diberikan sesuai mekanisme dan ketentuan berlaku," bebernya.

Sementara itu, Wabup Nurul Azizah menyampaikan, hasil audiensi akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan OPD terkait. "Hasil audiensi ini akan segera kami tindaklanjuti dengan OPD terkait untuk mencari solusi terbaik," pungkas dia. (yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Guru #Nurul Azizah #audiensi #guru swasta #madrasah #insentif #apbd #kemenag #tambahan #bojonegoro #FORUM GURU #Penghasilan #FGSNI