Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Proposal Sudah Dikirim, Pemkab Blora Rencana Dirikan Sekolah Rakyat di Cepu dan Jepon

Yuan Edo Ramadhana • Senin, 7 April 2025 | 20:30 WIB
RAPAT: Bupati Blora Arief Rohman didampingi Sekda Pemkab Blora Komang Gede Irawadi menggelar rapat koordinasi rencana pendirian Sekolah Rakyat di Blora. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
RAPAT: Bupati Blora Arief Rohman didampingi Sekda Pemkab Blora Komang Gede Irawadi menggelar rapat koordinasi rencana pendirian Sekolah Rakyat di Blora. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi pemerintahan pusat mulai digarap di daerah-daerah. Salah satunya Kabupaten Blora. Pemkab setempat sedang mempersiapkan skema pendirian sekolah inisiasi Presiden RI Prabowo Subianto itu di dua titik.

’’Rencananya di Blora akan ada dua lokasi. Di Kecamatan Cepu dan Jepon,” jelas Bupati Blora Arief Rohman. Ia mengatakan, pihaknya siap memfasilitasi pendirian Sekolah Rakyat tersebut. Terlebih, menurutnya, hal ini sangat membantu mengentaskan kemiskinan melalui pendidikan.

’’Kami siap memfasilitasi pendirian Sekolah Rakyat agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap mendapatkan pendidikan yang layak. Ini sejalan dengan program kita pengentasan kemiskinan,” tegasnya.

’’Kami tidak ingin ada lagi anak-anak di Kabupaten Blora yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi. Semua harus mendapatkan akses pendidikan yang layak,” imbuhnya. Bupati Arief pun berencana membentuk tim percepatan program Sekolah Rakyat dan berkoordinasi lebih intensif.

Agar segera menyusun surat pengantar usulan Sekolah Rakyat ke Pemerintah Pusat.  Ia juga menjelaskan, dalam realisasinya, Sekolah Rakyat akan didirikan dengan tiga pendekatan. Yaitu, memanfaatkan bangunan yang sudah ada, merenovasi aset lama, atau membangun dari nol di lahan seluas 5-10 hektare.

’’Seluruh biaya pendidikan di Sekolah Rakyat akan ditanggung sepenuhnya oleh negara,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos Blora Luluk Kusuma mengatakan, pihaknya sudah mengirim proposal terkait sekolah tersebut. ’’Sesuai perintah Presiden dan Bupati. Kami sudah range-range pendiriannya,” jelasnya.

Menurutnya, nanti hanya ada dua tingkat yang dijadikan sekolah rakyat di Blora. ’’Ada dua. Yaitu SMP - SMA. Harusnya sih SD sampai SMA, tapi sementara SMP-SMA dulu,” ujarnya.

Terkait anggaran, Luluk akui semuanya menyusu dari APBN.

Sebab, nantinya sekolah tersebut diperuntukkan masyarakat miskin desil 1-desil 2. ’’Ini memang pure untuk masyarakat miskin. Memuliakan wong cilik lah ya,” terangnya. Ia juga akui, pendirian sekolah ini agak dipercepat dan ditarget tahun ini berhasil berdiri.

’’Kalau bisa (berdiri) tahun ini. Nanti dibangun di Balun, Cepu. Bangunannya pakai gedung lama dan juga revitalisasi beberapa gedung atau aset yang gak terpakai,” jelasnya. (hul/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Arief Rohman #kemiskinan #apbn #SMP #Pendidikan #cepu #jepon #prabowo subianto #Ekonomi #sma #Sekolah #blora #Sekolah Rakyat #bupati blora #dinsos