RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Siswa lolos seleksi nasional berbasis prestasi (SNBP) tahun ini meningkat dibanding 2024 lalu. Dari tahun lalu 592 siswa, tahun ini menjadi 600 siswa.
Peningkatan siswa lolos terjadi di SMK dari 109 siswa di 2024 menjadi 117 siswa tahun ini. Sementara SMA sama dengan tahun lalu dengan 483 siswa.
SMAN Sumberrejo menjadi sekolah dengan siswa terbanyak lolos SNBP tahun ini. Tepatnya 81 siswa. Sementara SMKN 2 Bojonegoro menjadi smk mengantarkan siswa lolos terbanyak SNBP dengan 18 siswa.
Kepala SMAN Sumberrejo Nurhadi mengatakan terdapat 81 siswa lolos SNBP tahun ini atau 63 persen dari 128 siswa eligible. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu dengan 68 siswa lolos.
‘’Naik dari 53 persen siswa lolos menjadi 63 persen,” ungkapnya.
Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Bojonegoro-Tuban Agung Prijono mengatakan siswa lolos dari SMK tahun lalu 109 siswa, sedangkan tahun ini 117 siswa.
‘’Ada peningkatan dan bisa menyumbang peserta lolos SNBP dari Jatim,” jelasnya.
Agung menjelaskan rerata siswa lolos ke perguruan tinggi negeri (PTN) di Jawa Timur. Seperti Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Brawijaya (UM), Universitas Airlangga (Unair), hingga Universitas Negeri Malang (UM).
Agung meminta bagi siswa yang belum diterima pada jalur SNBP terus semangat dan berusaha. Terlebih masih ada kesempatan di jalur seleksi nasional berbasis tes (SNBT) dan mandiri.
‘’Selamat bagi siswa yang lolos dan diterima di SNBP,” ujarnya.
Kepala Cabdindik Wilayah Bojonegoro-Tuban Hidayat Rahman mengatakan ada kenaikan jumlah siswa lolos SNBP tahun ini. Siswa harus mensyukuri dan menindaklajuti hasil tersebut dimanapun diterima. Terlebih sudah menjadi pilihan ketika mendaftar.
‘’Selamat kepada siswa yang baru saja dinyatakan lolos jalur SNBP,” ungkapnya.
Sementara itu, bagi siswa yang belum beruntung di SNBP, masih ada kesempatan. Tentu dengan terus belajar untuk bersiap menghadapi SNBT.
‘’Semoga yang PTN dicita-citakan melalui jalur SNBT,” harapnya. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana