Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Efek Samping Obat Penurun Berat Badan

Hakam Alghivari • Minggu, 24 Desember 2023 | 21:18 WIB
Dita Aprilia Nur Istiqomah (IST/RADAR BOJONEGORO)
Dita Aprilia Nur Istiqomah (IST/RADAR BOJONEGORO)

 

Penulis: Dita Aprilia Nur Istiqomah

Penampilan merupakan sesuatu yang kerap menjadi perhatian khusus bagi diri dan lingkungan sekitar. Tak hanya bagi para wanita, laki-laki pun demikian. Bagi sebagian masyarakat Indonesia, penampilan yang ideal adalah ketika memiliki bentuk tubuh proporsional antara ukuran tinggi badan dan berat badan. Segala cara ditempuh agar memiliki postur badan yang ramping. Berdasarkan pola pemikiran tersebut, diet menjadi salah satu cara yang efektif. Selain itu, dengan adanya kecanggihan teknologi, beredarlah berbagai macam obat penurun berat badan yang dipasarkan melalui media sosial.

Obat penurun berat badan adalah jenis obat yang mengandung bahan tertentu untuk membantu mengatur pola makan dan penyerapan nutrisi makanan. Tak ayal jika sekarang ini obat penurun berat badan sering kali menjadi pilihan instan bagi orang yang merasa bermasalah dengan berat badan. Lalu apakah obat tersebut aman digunakan? Bagaimana efek samping dari obat tersebut?

Obat penurun berat badan harus dikonsumsi dengan hati-hati dan di bawah pengawasan dokter, karena harus mengikuti waktu penggunaan dan setiap perubahan dosis obat. Seperti metode penurunan berat badan lainnya, obat penurun berat badan harus digunakan secara konsisten, meskipun efeknya membutuhkan waktu lama. Dosis obat penurun berat badan juga berubah seiring waktu, tergantung pada respons tubuh dan perubahan pola makan. Tidak semua obat penurun berat badan aman dikonsumsi, apalagi jika digunakan tanpa pengawasan atau petunjuk medis yang tepat. Beberapa obat penurun berat badan berpotensi memiliki efek samping dan risiko yang berbahaya. Efek samping obat penurun berat badan mungkin berbeda- beda, tergantung pada jenis obat yang digunakan. Beberapa efek samping umum yang bisa terjadi antara lain. Pertama, ketergantungan obat penurun berat badan. Ketergantungan pada obat penurun berat badan dapat ditandai dengan gejala seperti keinginan yang kuat untuk terus menggunakan obat, kesulitan untuk berhenti atau mengurangi dosis obat, dan gejala penarikan saat penggunaan obat dihentikan. Gejala penarikan dapat meliputi kelelahan, perubahan suasana hati, dan depresi. Kedua, gangguan tidur. Obat penurun berat badan tertentu dapat mengganggu pola tidur dan menyebabkan insomnia atau gangguan tidur lainnya. Ketiga, peningkatan detak jantung. Hal tersebut disebabkan karena penyaringan obat di dalam darah membuat jantung bekerja lebih keras sehingga dapat memicu terjadinya gangguan kardiovaskular, seperti stroke dan serangan jantung. Keempat, gangguan pencernaan. Efek samping seperti mulut kering, mual, muntah, diare yang disebabkan oleh perubahan dalam penyerapan nutrisi atau pergerakan usus yang lebih cepat dari biasanya, konstipasi yang disebabkan oleh penurunan konsumsi makanan atau perubahan pola makan. Kelima, gangguan hormonal. Beberapa obat penurun berat badan dapat mempengaruhi keseimbangan hormon tubuh, seperti hormon tiroid atau hormon reproduksi, yang dapat menyebabkan perubahan pada siklus menstruasi atau gangguan hormon lainnya. Keenam, masalah psikologis. Beberapa orang mungkin mengalami perubahan suasana hati, kecemasan, iritabilitas atau perasaan mudah marah.

Baca Juga: Baca Juga: Menyorot Guru dan Murid Masa Kini, Oleh: Nur Qoni’atul Mushlihah

Penting untuk diingat bahwa efek samping dapat bervariasi tergantung pada individu, dosis dan jenis obat yang digunakan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui tips menggunakan obat penurun berat badan dengan aman agar tidak salah pilih. Ada beberapa tips memilih obat penurun berat badan, antara lain yaitu pertama, sebaiknya bicarakan dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat penurun berat badan. Dokter dapat memeriksa apakah kamu memang mengalami kelebihan berat badan dan dapat meresepkan obat penurun berat badan yang memiliki efek samping yang paling ringan. Kedua, selalu baca label, aturan pakai, dan efek samping pada produk obat yang ingin kamu konsumsi. Pilihlah obat dengan efek samping yang paling ringan, khususnya bagi kamu yang mengidap penyakit tertentu. Dan konsumsi obat sesuai dosis yang dianjurkan. Ketiga, cek apakah obat yang ingin kamu konsumsi sudah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk menjamin keamanannya.

Alih-alih mengandalkan obat penurun berat badan, menurunkan berat badan bisa dilakukan dengan cara yang lebih sehat dan alami, yaitu sebagai berikut. Pertama, pola makan seimbang. Perhatikan ukuran porsi dan pastikan anda mendapatkan cukup kalori untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Kedua, olahraga secara teratur. Lakukan latihan aerobik seperti jogging, bersepeda, atau berenang untuk membakar kalori dan meningkatkan metabolisme. Latihan kekuatan otot, seperti angkat beban, untuk membantu mempercepat pembakaran lemak dan meningkatkan kekuatan tubuh. Ketiga, minum air yang cukup. Konsumsilah air yang cukup setiap hari agar tubuh tetap terhidrasi. Minum air putih sebelum makan dapat membantu mengontrol nafsu makan dan mempercepat metabolisme. Keempat, hindari makanan siap saji dan makanan manis. Batasi konsumsi makanan cepat saji, serta minuman manis dan bersoda. Makanan ini cenderung tinggi kalori dan rendah nutrisi, serta dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat dan meningkatkan nafsu makan. Kelima, kendalikan porsi makan. Gunakan piring yang lebih kecil untuk mengurangi porsi makan Anda. Menganggap makanan sebagai kenikmatan dan makan dengan perlahan, sehingga Anda lebih mudah merasakan kenyang dan makan secukupnya. Keenam, atur pola tidur yang baik. Kualitas tidur yang baik sangat penting untuk pengelolaan berat badan. Pastikan Anda mendapatkan tidur yang cukup setiap malam, sekitar 7-9 jam, karena kurang tidur dapat memengaruhi metabolisme dan menyebabkan nafsu makan meningkat.

Mengonsumsi obat penurun berat badan dapat membawa sejumlah bahaya bagi kesehatan. Efek samping yang merugikan, gangguan pada sistem kardiovaskular, gangguan pencernaan, gangguan hormonal, masalah psikologis, dan ketergantungan adalah beberapa risiko yang perlu dipertimbangkan. Oleh karena itu, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat penurun berat badan dan selalu mengutamakan pendekatan yang sehat dan berkelanjutan dalam menurunkan berat badan.

*Program Studi Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang

Editor : Hakam Alghivari
#Merupakan #Efek #Perhatian #Berat #Obat #opini #khusus #lamongan #Samping #penampilan #badan #penurun