Semua ini untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Peningkatan taraf hidup layak bagi penduduk miskin adalah langkah nyata akan dilakukan pemerintah daerah di Bojonegoro. Dana Abadi untuk pendidikan berkelanjutan di Bojonegoro tentang kehidupan generasi selanjutnya di masa akan datang. Inilah pentingnya kesadaran masyarakat dan juga sebagai political will (kemauan politik) pemerintah daerah.
Tentang adanya kemiskinan ekstrem di Bojonegoro pemerintah daerah juga sudah melakukan langkah-langkah seperti langkah jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang. Seperti sudah kita ketahui tentang pembangunan infrastruktur, pemberian bansos (bantuan sosial), pelatihan-pelatihan bagi UMKM, pemberian beasiswa dan sebagainya. Kemiskinan ekstrem di Bojonegoro merupakan juga tanggung jawab bersama baik masyarakat maupun pemerintah daerah.
Dana Abadi bagi pendidikan berkelanjutan merupakan suatu usaha maksimal bagi pengentasan kemiskinan ekstrem dan perhatian pemerintah daerah untuk pembangunan. Mulai PAUD, TK, SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi bagi masyarakat tidak mampu atau miskin inilah yang diharapkan dapat menuntaskan kemiskinan ekstrem. Dana Abadi diperoleh dari persentase bagi hasil minyak salah satu usaha nyata dilakukan pemerintah. Barangkali seperti dikhawatirkan selama ini adalah adanya “kutukan alam” jika minyak dieksploitasi di Bojonegoro akan habis dan tidak bisa lagi diambil atau dieksploitasi.
Adanya kemiskinan ekstrem tentang adanya sejarah kemiskinan turun-temurun di masyarakat. Sejarah kemiskinan ini merupakan sebuah fakta dan kenyataan dari generasi sebelumnya hingga saat ini. Kekayaan alam melimpah ruah di daerah Bojonegoro tidak serta merta membawa kehidupan yang layak bagi masyarakat. Adalah masalah pendidikan yang tidak merata di masyarakat Bojonegoro sebagai bagian dari adanya kenyataan sejarah kemiskinan dari turun temurun atau dari generasi ke generasi.
Sebagai refleksi akhir tahun ini adalah apa yang sudah kita lakukan sebagai warga negara baik di NKRI ini. Juga apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah daerah bagi masyarakatnya. Dan untuk tahun mendatang, apa yang belum kita lakukan sebagai warga masyarakat di Bojonegoro dan apa yang belum dilakukan oleh pemerintah daerah bagi masyarakat yang lebih luas.
Yang sudah kita lakukan di tahun ini maka di tahun mendatang harus tetap kita lakukan bahkan kita tingkatkan lagi. Bagi pemerintah daerah juga yang sudah dilakukan di tahun ini, harus tetap dilakukan tahun mendatang. Juga harus ditingkatkan lagi di masa yang akan datang di tahun depan pada 2023 nanti.
Dana Abadi bagi pendidikan berkelanjutan dan adanya kemiskinan ekstrem di Bojonegoro ibarat dua wajah uang koin yang tidak bisa dipisahkan satu sama lainnya. Jika dana abadi bagi pendidikan berkelanjutan sudah bisa dinikmati oleh masyarakat Bojonegoro, terutama bagi generasi selanjutnya, pemerintahan daerah sudah melaksanakan pemerataan pembangunan seperti apa yang diharapkan oleh kebijakan pemerintah pusat sebagai arahan dari Presiden Joko Widodo.
Semoga Allah SWT Tuhan Pecipta Alam Semesta meridhoi langkah-langkah pemerintahan daerah beserta jajarannya dan masyarakat Bojonegoro dalam mengisi pemerataan pembangunan akan terus dilakukan baik di masa lalu. Kini dan akan datang sebagai usaha memperbaiki kehidupan layak di negeri ini. Kita juga berdoa agar semua langkah kita baik pemerintah maupun masyarakat dapat berjalan lancar dan dimudahkan sebagai warga NKRI harus mewujudkan kesempurnaan Pancasila terutama sila kelima yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Apa yang kurang dan belum kita lakukan di tahun ini dapat kita usahakan di tahun akan datang. Semoga warga masyarakat Bojonegoro dapat menikmati Dana Abadi dalam menghidupi kebutuhan sehari-hari dan dapat hidup yang layak yang berkecukupan yaitu dengan hidup sederhana dan bermanfaat bagi sesama.
MUHAMMAD ABADI
Penulis Menetap di Desa Kauman, Bojonegoro.
Editor : M. Yusuf Purwanto