Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Perempuan Berdaya, Indonesia Maju

Indra Gunawan • Rabu, 23 Desember 2020 | 17:59 WIB
Perempuan Berdaya, Indonesia Maju
Perempuan Berdaya, Indonesia Maju

Radar Bojonegoro - Upacara Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-92 digelar penuh khidmat di Pendapa Malawapati Bojonegoro kemarin (22/12). Hadir Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah beserta jajaran Forkopimda, staf ahli, kepala OPD, camat, kepala desa, dan organisasi masyarakat (ormas) wanita.


Dalam sambutannya, Anna Mu’awanah mengungkapkan, bahwa perempuan masa kini mampu berperan aktif di segala sektor. Eksistensi perempuan harus senantiasa dikembangkan kemampuannya. Dia mengajak para perempuan agar mandiri, kreatif, dan inovatif.


“Perempuan juga bisa memperkuat ketahanan ekonomi, meningkatkan SDM berkualitas, dan perempuan turut aktif dalam peran pembangunan,” ujarnya.


Momen PHI ke-92 sebagai titik awal pemberdayaan dan perlindungan perempuan. Tahun ini, tema yang diangkat ialah Perempuan Berdaya, Indonesia Maju. Adapun peringatan PHI ke-92 jelas berbeda seiring pandemi Covid-19. Dampak ekonomi dan sosial begitu terasa.


Namun, Bu Anna sapaan akrabnya mengajak seluruh masyarakat Bojonegoro berjuang bersama-sama dalam penanggulangan Covid-19. Di situasi serba sulit ini jangan sampai menurunkan semangat para perempuan Bojonegoro.


Bupati juga menambahkan, bahwa sesuai arahan Presiden dalam pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak menekankan pada lima isu prioritas. “Di antaranya, meningkatkan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan, peningkatan peran keluarga dalam pendidikan anak, penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak, penurunan pekerja anak, dan pencegahan perkawinan anak,” bebernya.


Bupati menutup sambutannya dengan membacakan puisi untuk ibu dengan penuh penghayatan hingga meneteskan air mata. Bupati mengucapkan terima kasih kepada seluruh ibu di Bojonegoro.


Fokus Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak


Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berenenca (P3AKB) Bojonegoro Anik Yuliarsih mengungkapkan, bahwa PHI ke-92 merupakan semangat perjuangan bagi perempuan Indonesia. Pihaknya pun mengajak seluruh masyarakat Bojonegoro berperan aktif dalam upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak..


“Mari bersama-sama mewujudkan tema PHI ke-92, yakni Perempuan Berdaya, Indonesia Maju,” ujarnya dengan optimisme.


Dinas P3AKB Bojonegoro juga berupaya mengakomodasi kebutuhan para perempuan Bojonegoro yang berkarir serta perlindungan anak. Salah satunya mendirikan taman penitipan anak (TPA).


Tahun ini telah mendirikan empat TPA di Kecamatan Kalitidu, Kapas, Ngasem, dan Baureno. Bahkan, tahun depan akan menambah dua TPA lagi di Kecamatan Sumberrejo dan Ngraho. Sehingga, rencana ke depannya di seluruh kecamatan akan tersedia TPA.


Jadi, nantinya keberadaan TPA ini mampu memberikan rasa aman dan pendidikan dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak. “Sedangkan sang ibu yang bekerja bisa ikut mendukung ekonomi keluarga,” jelasnya.


Pengoptimalan TPA sejalan dengan Program Prioritas Bupati Bojonegoro ke-9 yakni lingkungan ramah perempuan, anak, penyandang disabilitas serta kaum duafa dan taman penitipan anak.


Anik menjelaskan, bahwa sebelum puncak PHI ke-92 kemarin, Dinas P3AKB Bojonegoro juga menggelar seminar nasional pada Rabu (16/12). Tema diangkat ialah Perempuan Inspirasi untuk Kemajuan Bangsaku.


Seminar digelar di Pendapa Malawapati Pemkab Bojonegoro. Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah didampingi oleh Kepala Dinas P3AKB Bojonegoro Anik Yuliarsih. Dihadiri Kepala OPD perempuan, kepala puskesmas perempuan, dan perwakilan gabungan organisasi wanita Bojonegoro.


Saat seminar, Bupati mengungkapkan, bahwa perempuan merupakan madrasah pertama bagi anak-anaknya. Kolaborasi antara perempuan dan pria saat ini menjadi suatu kekuatan. Kolaborasi tersebut saat ini telah terjadi di berbagai sektor. Mulai sektor politik, ekonomi, dan sektor mencari kehidupan. “Kualitas perempuan harus didorong agar Indonesia semakin maju secara kualitas. Juga mendongkrak perempuan lebih mandiri dan maju,” jelasnya.

Editor : Indra Gunawan
#bojonegoro