Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Bima X Hingga Komunitas Bis, Adu Kreativitas di CFD

Bachtiar Febrianto • Senin, 30 Oktober 2017 | 12:40 WIB
bima-x-hingga-komunitas-bis-adu-kreativitas-di-cfd
bima-x-hingga-komunitas-bis-adu-kreativitas-di-cfd

BOJONEGORO – Suasana begitu seru menyelimuti booth Jawa Pos Radar Bojonegoro di car free day (CFD) Alun-Alun Bojonegoro. Ada dua penampilan dari dua komunitas yang membutuhkan kreativitas tinggi. Yakni, komunitas miniatur bus (Small is Sexy) dan Revolution of Bojonegoro Cosplayer (Rebeller).


Penampilan mereka menyedot ratusan pengunjung CFD karena penasaran ingin tahu hasil karya mereka dan juga ingin berswafoto.


Di dalam komunitas Small is Sexy ada perajin dan kolektor. Mereka bergabung atas dasar kecintaannya dengan kendaraan panjang itu.


Salah satu perajin miniatur bus, Yudi, mengungkapkan, anggota komunitas tersebut lebih dari 20 orang. Peminatnya cukup banyak.


Sebab, biasanya anggotanya juga tergabung dalam komunitas semacam bus mania. ”Sangat banyak peminat miniatur bus.


Banyak yang suka dipakai pajangan di rumah,” tutur pria asal Banjarsari itu.


Dia pun mengungkapkan, harga miniatur bus buatannya mulai dari Rp 600 ribu hingga Rp 3 juta. Semua tergantung kerumitan, bahan, serta detailnya. 


Yudi sudah menggeluti profesi sebagai perajin miniatur bus sejak lima tahun yang lalu.


Pesanannya pun tak hanya seputar Pulau Jawa, bahkan dipesan oleh orang Medan. ”Seputaran Jawa ini memang banyak, namun sempat kirim pesanan juga ke Medan,” jelasnya.


Sementara itu, salah satu pegiat cosplayer dari Rebeller, Ferry, pun mengungkapkan, membuat armor untuk kostum memang butuh waktu sekitar 1-3 bulan.


Kata dia, tergantung kesibukan yang sedang dihadapi si pembuat. Pada CFD kemarin (29/10), Ferry tampil menggunakan kostum Bima Satria Garuda.


Dia juga ditemani dua kawannya yang mengenakan kostum Azazel dan Torga. 


Ferry ingin mengenalkan ksatria asli Indonesia itu. ”Masih banyak yang kenal Satria Baja Hitam dibanding Bima Satria Garuda.


Jadi, saya ingin lebih banyak orang yang kenal jagoan asli Indonesia itu,” tutur dia di sela-sela melayani para pengunjung CFD yang ingin berswafoto dengannya.


Adapun acara tersebut terlaksana juga atas dukungan dari Semen Indonesia. Apabila ingin berpromosi di booth tersebut tentu sangat representatif.


Sebab, banyak sekali pengunjung CFD yang singgah untuk melihat berbagai keseruan yang disuguhkan.


Beberapa pengunjung juga bisa membeli koran Jawa Pos Radar Bojonegoro ataupun berminat berlangganan juga akan langsung dilayani.

Editor : Bachtiar Febrianto
#cfd