32 Desa di Bojonegoro Terkendala Lahan, KDKMP Belum Terbangun

Yana Dwi Kurniya Wati • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 08:00 WIB
KOPERASI : Salah satu gedung koperasi desa merah putih yang ada di Bojonegoro.(YANA/RADAR BOJONEGORO)
KOPERASI : Salah satu gedung koperasi desa merah putih yang ada di Bojonegoro.(YANA/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pembangunan koperasi desa/kelurahan merah putih (KDKMP) di Bojonegoro belum sepenuhnya tuntas. Dari total 430 desa/kelurahan, masih terdapat 34 KDKMP yang belum terbangun. Sebanyak 32 di antaranya terkendala kesiapan lahan.

Ketua Asosiasi KDKMP Bojonegoro Sugianto mengatakan, hingga kini sebanyak 396 KDKMP telah terbangun. Namun, baru 85 koperasi yang sudah beroperasi.

”Yang sudah beroperasi masih 85 KDKMP,” kata Sugianto, Senin (14/9).

Menurut dia, 34 KDKMP yang belum terbangun terkendala lahan. Persyaratan luasan dan kesesuaian lahan dengan standar bangunan KDKMP menjadi salah satu persoalan di sejumlah desa.

Baca Juga: KDMP: Gagasan Besar, Eksekusi yang Meragukan

”Penyebab tidak dibangun yang di 34 desa itu karena terkendala lahan atau ketersediaan lahan yang sesuai standar bangunan KDKMP tidak bisa terpenuhi,” jelas pria yang akrab disapa Yanto tersebut.

Yanto mengatakan, tidak ada sanksi khusus bagi desa yang belum membangun KDKMP karena kendala tersebut berkaitan dengan ketersediaan lahan. Menurut dia, solusi ke depan dapat dilakukan dengan memanfaatkan aset negara maupun aset desa yang belum optimal penggunaannya.

Di antaranya, memanfaatkan sekolah yang sudah tidak aktif atau aset negara lainnya. Alternatif lain, menggunakan aset desa maupun menyesuaikan luasan lahan dengan kondisi yang tersedia.

”Atau aset desa dan lahan standarnya diperkecil. Ini hanya wacana,” beber pria asal Kecamatan Padangan itu.

Ketika ditanya mengenai potensi sekolah atau aset negara yang sudah tidak digunakan, Yanto mengatakan kemungkinan tersebut tetap ada. Namun, tidak seluruh desa memiliki kondisi yang sama.

”Pastinya ada kemungkinan. Tidak semua, tetapi yang jelas setiap masalah pasti bisa diselesaikan di setiap desa,” klaimnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disdagkopum) Bojonegoro Moh. Akhmadi mengatakan, perkembangan terbaru menunjukkan dua dari 34 desa tersebut telah menyiapkan lahan untuk pembangunan KDKMP.

Baca Juga: 62 Titik KDKMP di Kabupaten Blora Masih Terkendala Lahan

”Jadi, 32 desa yang lahannya belum (siap, Red),” ujarnya.

Namun, Akhmadi belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai nama-nama desa yang hingga kini belum memiliki lahan untuk pembangunan KDKMP. (yna/zim)

Editor : Farhan Reza Ardiansyah
Disdagkopum Asosiasi KDKMP Bojonegoro Kecamatan Padangan KDKMP bojonegoro