Kenali Jenis APAR Beserta Kegunaannya untuk Meningkatkan Keselamatan

Andhika Feriawan • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 19:06 WIB
Pahami APAR memiliki berbagai jenis beserta kegunaannya. (MAGNIFIC/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)
Pahami APAR memiliki berbagai jenis beserta kegunaannya. (MAGNIFIC/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Alat Pemadam Api Ringan (APAR) merupakan perlengkapan keselamatan yang wajib tersedia di berbagai tempat, mulai dari perkantoran, pusat perbelanjaan, sekolah, rumah sakit, hingga lingkungan industri. Keberadaan APAR menjadi langkah awal yang sangat penting dalam mengendalikan kebakaran sebelum api membesar dan sulit dipadamkan.

Namun, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa APAR memiliki beberapa jenis dengan fungsi yang berbeda-beda. Penggunaan APAR yang tidak sesuai dengan jenis kebakaran justru dapat memperburuk situasi. Oleh karena itu, pemahaman mengenai jenis APAR dan kegunaannya menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran.

Jenis-Jenis APAR dan Kegunaannya

1. APAR Dry Chemical Powder

APAR jenis ini merupakan yang paling umum digunakan karena memiliki fungsi yang cukup luas. Isi tabung berupa serbuk kimia kering yang mampu memutus reaksi kimia penyebab api.

APAR Dry Chemical Powder efektif untuk memadamkan:

Karena sifatnya yang serbaguna, APAR ini banyak ditemui di gedung perkantoran, pertokoan, dan kawasan industri.

Baca Juga: 11 Desa Krisis Air Bersih, BPBD Telah Salurkan 51 Tangki Juga Sosialisasi Cegah Kebakaran Hutan

2. APAR Karbon Dioksida (CO₂)

APAR CO₂ menggunakan gas karbon dioksida bertekanan tinggi yang bekerja dengan mengurangi kadar oksigen di sekitar api sehingga proses pembakaran berhenti.

Jenis APAR ini sangat cocok digunakan untuk:

Keunggulan APAR CO₂ adalah tidak meninggalkan residu sehingga aman digunakan pada perangkat elektronik.

3. APAR Foam (Busa)

APAR Foam menghasilkan lapisan busa yang menutupi permukaan bahan bakar sehingga mencegah kontak antara bahan bakar dan oksigen.

APAR ini efektif digunakan pada:

Namun, APAR Foam tidak dianjurkan untuk kebakaran yang melibatkan instalasi listrik karena dapat menghantarkan listrik.

4. APAR Clean Agent

APAR Clean Agent menggunakan bahan pemadam yang tidak merusak peralatan elektronik dan tidak meninggalkan sisa setelah digunakan.

Jenis ini banyak digunakan di:

Meskipun harganya relatif lebih tinggi, APAR Clean Agent menjadi pilihan untuk melindungi aset bernilai tinggi.

5. APAR Wet Chemical

APAR Wet Chemical dirancang khusus untuk mengatasi kebakaran yang berasal dari minyak goreng dan lemak dalam kegiatan memasak.

APAR ini umumnya digunakan di:

Cairan yang dikeluarkan akan membentuk lapisan pelindung di atas minyak sehingga mencegah api menyala kembali.

Pentingnya Memilih APAR yang Tepat

Pemilihan jenis APAR harus disesuaikan dengan potensi risiko kebakaran di suatu lokasi. Misalnya, kantor yang memiliki banyak perangkat elektronik lebih disarankan menggunakan APAR CO₂ atau Clean Agent, sedangkan dapur restoran sebaiknya dilengkapi APAR Wet Chemical.

Selain menyediakan APAR, setiap instansi juga perlu memastikan bahwa alat tersebut diperiksa secara berkala, mudah dijangkau, dan seluruh penghuni gedung memahami cara penggunaannya.

Meningkatkan Kesadaran Keselamatan

Keselamatan dari bahaya kebakaran tidak hanya bergantung pada tersedianya peralatan, tetapi juga pada pengetahuan dan kesiapsiagaan setiap individu. Edukasi mengenai jenis-jenis APAR beserta fungsinya diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memilih alat pemadam yang sesuai sehingga risiko kerugian akibat kebakaran dapat diminimalkan.

Dengan memahami karakteristik masing-masing jenis APAR, masyarakat dapat mengambil tindakan awal yang tepat saat menghadapi kebakaran, sekaligus membantu mencegah meluasnya api sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Editor : Bhagas Dani Purwoko
Jenis APAR apar Kebakaran Pemadam keselamatan