RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Bagi sebagian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sempat merasa cemas karena saldo bansosnya tak kunjung bertambah, pekan ini membawa kabar yang menyejukkan. Laporan dari berbagai wilayah, termasuk pantauan di Bojonegoro, menunjukkan bahwa saldo PKH (Program Keluarga Harapan) Tahap 1 Susulan untuk tahun 2026 mulai terpantau masuk ke rekening para pemilik Kartu KKS.
Pencairan susulan ini merupakan "angin segar" bagi KPM yang datanya baru saja dinyatakan padan atau berhasil melewati proses verifikasi ulang oleh Kementerian Sosial. Lantas, bagaimana cara memastikan dana Anda sudah aman?
1. Memahami "Sakti"-nya Status SI di SIKS-NG
Sebelum berbondong-bondong ke mesin ATM, para KPM dihimbau untuk memahami alur birokrasi digital di aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation). Melalui pendamping sosial, Anda dapat memantau status perkembangan bantuan:
Baca Juga: KPM Menjerit, Saldo KKS Masih Nol? Kemensos Ungkap Alasan PKH dan BPNT 2026 Belum Cair
-
Pengecekan Rekening: Bank sedang mencocokkan data NIK dan nomor rekening.
-
SPM/SP2D: Surat perintah membayar sudah terbit.
-
SI (Standing Instruction): Inilah tahap final! Status SI berarti Kemensos sudah menginstruksikan bank (BRI, BNI, Mandiri, atau BSI) untuk mentransfer dana ke kartu KKS Anda. Jika status sudah SI, dana biasanya akan masuk dalam waktu $1 \times 24$ jam hingga $3 \times 24$ jam.
2. Mengapa Ada Pencairan Susulan?
Pencairan tidak serentak adalah hal yang wajar dalam sistem bansos modern. Berdasarkan informasi dari Kementerian Sosial RI, ada beberapa faktor yang memicu adanya termin atau gelombang susulan:
-
Perbaikan Data NIK: Adanya ketidaksinkronan data di Dukcapil yang baru saja diperbaiki.
-
KPM Baru (Validasi By System): Nama-nama yang masuk untuk menggenapi kuota nasional akibat adanya KPM lama yang tergraduasi atau tidak lagi layak.
-
Gagal Burekol: Kendala pada pembukaan rekening kolektif yang baru saja terselesaikan administrasinya.
3. Cek Saldo Tanpa Antre: Gunakan Layanan Digital
Untuk warga Bojonegoro, Anda tidak perlu bolak-balik mengecek mesin ATM yang mungkin jaraknya cukup jauh. Gunakan cara yang lebih efisien:
-
Mobile Banking: Cek saldo melalui aplikasi (seperti BRImo, Livin' by Mandiri, atau BNI Mobile) untuk memastikan dana sudah masuk.
-
SMS Banking: Layanan praktis bagi Anda yang tidak memiliki smartphone canggih.
-
Portal Cek Bansos: Pantau periode pencairan Anda di cekbansos.kemensos.go.id untuk memastikan status "Januari-Maret 2026" sudah tersemat di nama Anda.
Jaga Keamanan Kartu Anda
Penting bagi KPM untuk menjaga integritas bantuan ini. Sesuai prinsip pengelolaan keuangan mikro yang kredibel, Kartu KKS harus dipegang sendiri oleh KPM dan tidak boleh dititipkan kepada orang lain, termasuk pendamping atau pengurus kelompok. Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi pemotongan liar yang merugikan masyarakat miskin.
Baca Juga: Rahasia Bansos Cair: Ternyata Angka Desil Jadi Penentu! Begini Cara Cek Status Ekonomi secara Online
Sabar dan Terus Pantau Data
Jika saldo Anda masih nol namun status di SIKS-NG sudah SI, tunggulah sejenak karena proses transfer antar bank dilakukan secara bertahap. Pastikan Anda menggunakan bantuan ini untuk kebutuhan esensial seperti gizi anak sekolah, kesehatan bumil, atau kebutuhan pokok harian. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko