RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan jumlah pengguna media sosial tertinggi di dunia. Hampir setiap platform digital populer memiliki basis pengguna yang besar di Tanah Air, mulai dari YouTube, TikTok, hingga Instagram. Tapi siapa sebenarnya yang paling digemari oleh masyarakat Indonesia?
Data terbaru dari berbagai sumber internasional seperti DataReportal, Statista, dan laporan industri tahun 2024/2025, menunjukkan bahwa YouTube dan TikTok menjadi dua raksasa media sosial dengan penetrasi pengguna tertinggi di Indonesia.
YouTube Masih Rajanya
Dengan 143 juta pengguna aktif, YouTube menempati posisi teratas sebagai platform paling populer di Indonesia. Angka ini menempatkan Indonesia di peringkat ke-4 dunia setelah India (491 juta), Amerika Serikat (253 juta), dan Brasil (144 juta).
Popularitas YouTube tak lepas dari kebiasaan masyarakat Indonesia dalam mengonsumsi konten video berdurasi panjang hingga vlog harian dan berita aktual.
Platform ini juga menjadi ladang subur bagi para konten kreator lokal, baik profesional maupun kreator independen. Dalam beberapa tahun terakhir, YouTube juga menjadi kanal utama bagi edukasi daring dan hiburan keluarga.
TikTok Mendekat dengan Cepat
TikTok berada tak jauh di belakang dengan 108 juta pengguna aktif di Indonesia, menjadikannya platform video pendek paling digemari. Indonesia berada di posisi ke-2 dunia, hanya kalah dari Amerika Serikat (136 juta pengguna).
Platform ini populer di kalangan Gen Z dan milenial, serta menjadi ladang ekspresi kreatif dari berbagai komunitas. Tren viral, tantangan musik, dan konten ringan membuat TikTok terus mencetak pertumbuhan pengguna yang konsisten setiap tahun.
Instagram dan Facebook Masih Solid
Instagram dan Facebook tetap kuat sebagai platform sosial berbasis visual dan interaksi pribadi. Instagram mencatat 103 juta pengguna aktif di Indonesia, menjadikannya pasar keempat terbesar secara global.
Sementara itu, Facebook masih memiliki 122 juta pengguna aktif, menempatkan Indonesia di posisi ketiga setelah India dan Amerika Serikat.
Meskipun banyak yang menyebutkan kedua platform ini mulai ‘tua’, keduanya masih menjadi tempat penting untuk bisnis, promosi, dan aktivitas komunitas. (kam)
Editor : Hakam Alghivari